Reporter: Vina Elvira | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Avia Avian Tbk (AVIA) menaikkan target pertumbuhan penjualan untuk tahun penuh 2026. Manajemen kini menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 10%–14% secara nilai rupiah (value), naik dari target sebelumnya sebesar 6% - 10%.
Head of Investor Relations Avia Avian Andreas Timothy mengatakan, meski target pertumbuhan penjualan secara nilai dinaikkan, target pertumbuhan volume tidak mengalami perubahan.
"Penyesuaian target pertumbuhan penjualan secara nilai tersebut mempertimbangkan dampak kenaikan harga yang telah dilakukan perusahaan pada kuartal kedua di tahun ini," ungkap Andreas, kepada Kontan Kamis (20/8/2026).
Baca Juga: Danantara Gelar Pameran Properti, Tawarkan KPR Bunga 2,75% dan DP 1%
Di sisi profitabilitas, AVIA optimistis dapat mempertahankan kinerja pada tingkat yang sehat dan stabil. Upaya tersebut akan dilakukan melalui sejumlah langkah antara lain disiplin harga, optimalisasi pengadaan dan persediaan, serta peningkatan efisiensi operasional secara berkelanjutan.
Memasuki paruh kedua tahun ini, Avian Avian tetap melanjutkan strategi ekspansi di sejumlah lini, mulai dari jaringan distribusi, kapasitas produksi hingga inovasi produk.
Dari sisi distribusi, perusahaan menargetkan penambahan sekitar 7–8 pusat distribusi baru sepanjang 2026. Hingga semester I-2026, AVIA telah membuka tiga pusat distribusi milik sendiri dan satu pusat distribusi mini.
Ekspansi jaringan distribusi tersebut ditujukan untuk memperkuat penetrasi pasar, meningkatkan kecepatan layanan dan layanan purna jual, serta memastikan ketersediaan produk yang lebih baik bagi pelanggan di berbagai wilayah.
Sementara dari sisi produksi, pabrik ketiga Avian Brands di Cirebon telah memasuki tahap commissioning pada tahun ini.
"Kehadiran fasilitas produksi baru ini merupakan bagian penting dari strategi jangka panjang Perseroan untuk memperkuat kapasitas produksi, meningkatkan efisiensi operasional, dan mendukung pertumbuhan permintaan pada masa mendatang," ujarnya.
Pabrik Cirebon memiliki kapasitas terpasang sekitar 200.000 metrik ton per tahun dengan pengoperasian dua shift.
Baca Juga: Avia Avian (AVIA) Optimistis Bisnis Cat Tetap Tumbuh pada Semester II-2026
Pada tahun pertama, AVIA berencana memanfaatkan kapasitas sekitar 100.000 metrik ton di awal produksi dan meningkatkannya secara bertahap sejalan dengan perkembangan permintaan serta kesiapan operasional.
Pada tahap awal, produksi di pabrik Cirebon akan difokuskan pada produk berbasis air atau water-based products. Peningkatan utilisasi akan dilakukan secara progresif dengan tetap mengutamakan stabilitas produksi, efisiensi dan konsistensi kualitas produk.
Selain ekspansi distribusi dan kapasitas produksi, AVIA juga terus mengembangkan inovasi produk. Sepanjang semester I-2026, perseroan telah meluncurkan sembilan produk baru di berbagai segmen.
"Hal ini menunjukkan komitmen Avian Brands untuk terus melengkap portofolio produk, menjawab kebutuhan konsumen yang semakin beragam, dan memperkuat posisi Perseroan di berbagai kategori pasar," tandasnya.
Penjualan neto AVIA tercatat sebesar Rp 4,59 triliun sepanjang enam bulan pertama tahun 2026, naik 18,19% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang sebesar Rp 3,88 triliun.
Dengan kinerja tersebut, AVIA membukukan laba sebelum beban pajak penghasilan sebesar Rp 1,24 triliun, tumbuh 24,10% dari Rp 997,58 miliar pada semester I-2025.
Baca Juga: Pakar FH UI: Penetapan Batas Harga Jadi Instrumen Pemerintah Atasi Kegagalan Pasar
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














