kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.761   68,00   0,38%
  • IDX 6.462   25,58   0,40%
  • KOMPAS100 852   2,28   0,27%
  • LQ45 648   1,42   0,22%
  • ISSI 224   1,27   0,57%
  • IDX30 360   1,29   0,36%
  • IDXHIDIV20 450   2,37   0,53%
  • IDX80 97   0,26   0,27%
  • IDXV30 124   0,43   0,35%
  • IDXQ30 116   0,50   0,43%

Bahlil Buka Opsi Larangan Orang Kaya Pakai BBM Subsidi, Ini Aturannya


Kamis, 17 September 2026 / 22:08 WIB
Bahlil Buka Opsi Larangan Orang Kaya Pakai BBM Subsidi, Ini Aturannya
ILUSTRASI. Situasi Operasional SPBU Pertamina Patra Niaga 24 Jam (Pertamina Patra Niaga/Pertamina Patra Niaga)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah membuka peluang untuk menerbitkan regulasi resmi mengenai larangan bagi masyarakat kelompok mampu atau kaya dalam mengonsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. 

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengimbau masyarakat kelas menengah ke atas agar tidak mengambil hak masyarakat kurang mampu. 

Dia menyoroti fenomena pergeseran konsumsi atau shifting di mana pemilik kendaraan bermotor roda empat mewah mulai beralih menggunakan BBM bersubsidi. 

Baca Juga: IPMG Perkuat Sistem Farmakovigilans

"Persoalan shifting, dari yang tadinya tidak memakai subsidi dan sekarang mereka memakai subsidi, saran saya, sebagai warga negara Indonesia kepada saudara-saudara saya yang mampu, yang mohon maaf mobilnya pakai BMW, kemudian mobil-mobil yang kelas tinggi, ya mohonlah kita pakai hati juga. Janganlah kita pakai BBM subsidi, itu kan untuk saudara-saudara kita yang berhak menerimanya," ujarnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Mengenai penerbitan payung hukum resmi untuk mengatur skema distribusi tepat sasaran tersebut, Bahlil menegaskan, pihaknya bakal mengkaji opsi tersebut. Menurutnya, penerbitan sebuah regulasi memerlukan penelaahan secara mendalam serta tahapan proses hukum yang tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat.

"Saya akan mempertimbangkan (buat regulasi), nanti kita lihat tapi kan saya harus ngomong ini dulu kalau regulasi itu kan butuh proses. Tapi himbauan ini penting, contoh kayak saya, masa sih saya pakai BBM subsidi. BBM subsidi itu kan untuk saudara-saudara kita yang berhak menerimanya. Kalau yang punya gaji cukup, rumah bagus, mbok pakai hatilah," ungkapnya.

Lebih lanjut, Bahlil menegaskan, pentingnya kesadaran moral masyarakat mampu dalam menyikapi penyaluran alokasi energi bersubsidi yang dialokasikan oleh negara. 

Pengalaman pribadinya di masa lalu menjadi alasan mengapa dirinya secara konsisten menyuarakan agar alokasi subsidi BBM dapat tersalurkan sepenuhnya kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

"Ya memang saya harus ngomong begini, karena saya ini kan menteri yang pernah makan beras subsidi. Jadi berikanlah hak rakyat yang punya hak itu punya mereka, jangan yang mampu yang mengambilnya," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×