kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.016   80,74   1,02%
  • KOMPAS100 1.130   12,89   1,15%
  • LQ45 819   3,74   0,46%
  • ISSI 283   5,53   1,99%
  • IDX30 426   -0,38   -0,09%
  • IDXHIDIV20 511   -3,36   -0,65%
  • IDX80 126   1,27   1,02%
  • IDXV30 139   0,28   0,20%
  • IDXQ30 138   -0,76   -0,55%

Bahlil Ungkap Program Listrik Desa Sudah Masuk APBN 2025-2026


Selasa, 26 Agustus 2025 / 11:16 WIB
Bahlil Ungkap Program Listrik Desa Sudah Masuk APBN 2025-2026
ILUSTRASI. Bahlil Lahadalia memastikan program Listrik Desa (Lisdes) telah masuk dalam anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025-2026.


Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap telah bertemu dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan memastikan program Listrik Desa (Lisdes) telah masuk dalam anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025-2026.

"Di 2025 ini, perubahan anggaran dan 2026 sudah dimasukkan anggarannya (untuk Lisdes). Dari APBN, karena itu kan pelayanan masyarakat," jelas Bahlil di kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8/2025).

Lebih lanjut, Bahlil menyebut pembangunan pembangkit listrik akan coba dibangun pada 5.700 desa yang belum teraliri listrik dan 4.400 dusun.

Baca Juga: Bahlil: Logam Tanah Jarang Tak Bisa Dikelola Umum

"Jadi kita akan selesaikan sampai 2029-2030, itu harus selesai," tambahnya.

Sayangnya, Bahlil belum bisa merinci besar pendanaan untuk menambah kapasitas pembangkit listrik sebanyak 294 megawatt (MW) selama kurun 2025 sampai dengan 2029 tersebut.

Sebelumnya dalam catatan Kontan, permintaan penambahan anggaran terkait program Lisdes telah lebih dulu dinyatakan oleh Menteri Bahlil.

Baca Juga: Bahlil Sebut Kebijakan Hulu Mineral Dipegang ESDM, Meski Ada Badan Industri Mineral

Adapun, melalui pernyataannya, PT PLN (Persero) mengatakan siap menjalankan Program Listrik Desa (Lisdes) untuk menerangi sekitar 780.000 rumah tangga pada periode 2025–2029.

Program ini tercantum dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025–2034, dan untuk merealisasikan Program Lisdes, diprediksi memerlukan investasi sekitar Rp50 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×