kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.540   10,00   0,06%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Bahlil Ungkap Program Listrik Desa Sudah Masuk APBN 2025-2026


Selasa, 26 Agustus 2025 / 11:16 WIB
Bahlil Ungkap Program Listrik Desa Sudah Masuk APBN 2025-2026
ILUSTRASI. Bahlil Lahadalia memastikan program Listrik Desa (Lisdes) telah masuk dalam anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025-2026.


Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap telah bertemu dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan memastikan program Listrik Desa (Lisdes) telah masuk dalam anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025-2026.

"Di 2025 ini, perubahan anggaran dan 2026 sudah dimasukkan anggarannya (untuk Lisdes). Dari APBN, karena itu kan pelayanan masyarakat," jelas Bahlil di kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8/2025).

Lebih lanjut, Bahlil menyebut pembangunan pembangkit listrik akan coba dibangun pada 5.700 desa yang belum teraliri listrik dan 4.400 dusun.

Baca Juga: Bahlil: Logam Tanah Jarang Tak Bisa Dikelola Umum

"Jadi kita akan selesaikan sampai 2029-2030, itu harus selesai," tambahnya.

Sayangnya, Bahlil belum bisa merinci besar pendanaan untuk menambah kapasitas pembangkit listrik sebanyak 294 megawatt (MW) selama kurun 2025 sampai dengan 2029 tersebut.

Sebelumnya dalam catatan Kontan, permintaan penambahan anggaran terkait program Lisdes telah lebih dulu dinyatakan oleh Menteri Bahlil.

Baca Juga: Bahlil Sebut Kebijakan Hulu Mineral Dipegang ESDM, Meski Ada Badan Industri Mineral

Adapun, melalui pernyataannya, PT PLN (Persero) mengatakan siap menjalankan Program Listrik Desa (Lisdes) untuk menerangi sekitar 780.000 rumah tangga pada periode 2025–2029.

Program ini tercantum dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025–2034, dan untuk merealisasikan Program Lisdes, diprediksi memerlukan investasi sekitar Rp50 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×