kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Bandara Lebak batal, Maja Raya rugi tanah


Senin, 16 November 2015 / 06:05 WIB


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Rencana PT Maja Raya bersama Lion Group untuk membangun bandara di kawasan Lebak, Banten akhirnya harus kandas. Setelah menempuh proses perizinan cukup lama akhirnya Kementerian Perhubungan resmi menolak rencana tersebut. Padahal proses pembebasan lahan sudah hampir selesai dilakukan.

“Saya dirugiin kalau gak jadi. Saya sudah beli tanah sekitar Rp 500 miliar lebih,” kata Ishak, Direktur Utama PT Maja Raya Indah Semesta kepada KONTAN, Minggu (15/11).

Ia mengaku tak bisa berbuat apa-apa atas keputusan tersebut. Berdasarkan perjanjian awal yang disepakatinya dengan Lion Group, pihaknya memang hanya bertanggung jawab pada pengadaan tanah. Sedangkan segala menyangkut proses perizinan merupakan tugas Grup Lion. Kata dia, saat ini perusahan sudah berhasil melakukan pembebasan sekitar 1700 hektar dari total kebutuhan 2000 hektar.

Tak hanya itu, kata Ishak pihaknya sudah mendapatkan komitmen pendanaan dari sejumlah investor asing seperti dari Prancis dan Malaysia. Menurutnya mitra-mitranya sudah bersedia memenuhi kebutuhan pendanaan.

Mulai dari persoalan penyediaan bahan bakar hingga pembangunan landasan bandara sudah tidak ada masalah. “Investor asal Malaysia malah sudah ketemu sama Gubernur Banten pak Rano Karno,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×