kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.798.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.819   62,00   0,35%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Bangun pabrik di Banyuwangi, PT INKA akan dorong ekspor


Senin, 19 Agustus 2019 / 17:06 WIB
ILUSTRASI. Ekspor gerbong kereta produksi PT INKA


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT INKA (Persero) sedang melakukan pembangunan pabrik baru di Banyuwangi, Jawa Timur. Pabrik baru ini akan berada di lahan seluas 83 hektare (ha), jauh lebih besar dibandingkan luas pabrik INKA yang berada di Madiun yang seluas 22 ha.

Direktur Utama PT INKA Budi Noviantoro mengatakan, dengan adanya pabrik ini maka kapasitas produksi keretanya akan semakin meningkat. Pasalnya, selain ada perbedaan luas lahan yang besar, kapasitas produksi di pabrik baru akan semakin besar.

Baca Juga: Semester I 2019, KAI alami peningkatan penumpang sebesar 2%

"Kalau sekarang [produksi pabrik di Madiun] kan 1,5 kereta per hari rata-ratanya. Kalau di sana [pabrik di Banyuwangi] kapasitasnya 3-4 kereta per hari kalau semua sudah beroperasi," tutur Budi, Senin (19/8).

Budi mengatakan, pabrik baru ini pun akan difokuskan untuk memproduksi kereta yang diekspor sementara pabrik yang lama akan digunakan untuk menghasilkan kereta di dalam negeri. Sayangnya, Budi tak merinci berapa besar target ekspor yang akan mereka tetapkan.

Menurut Budi, lokasi pabrik di Banyuwangi yang dekat dengan pelabuhan sangat strategis untuk melakukan aktivitas impor-ekspor. Dia menjelaskan, pabrik yang berada di Madiun masih mengalami berbagai kendala untuk melakukan ekspor.

Asisten Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media II Kementerian BUMN Heri Purnomo mengatakan, pengembangan pabrik ini merupakan salah satu program yang didorong Kementerian BUMN untuk mendukung BUMN-BUMN. Dia pun mengatakan Kementerian BUMN turut mendampingi INKA dalam mencari pasar baru.

Baca Juga: Pabrik kereta api terbesar di Indonesia dibangun di Banyuwangi




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×