kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 18.000   2,00   0,01%
  • IDX 6.115   -33,30   -0,54%
  • KOMPAS100 793   -5,08   -0,64%
  • LQ45 609   -2,85   -0,47%
  • ISSI 211   -0,49   -0,23%
  • IDX30 338   -1,39   -0,41%
  • IDXHIDIV20 427   0,19   0,04%
  • IDX80 91   -0,58   -0,63%
  • IDXV30 116   -0,10   -0,08%
  • IDXQ30 110   0,05   0,04%

Banyak hambatan, ekspor minyak sawit turun


Kamis, 24 Mei 2018 / 19:34 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (Gapki) mencatat kinerja ekspor minyak sawit Indonesia termasuk biodiesel dan oleochemical kuartal I-2018 kurang menggembirakan. Gapki mencatat, ekspor minyak sawit di kuartal I-2018 sebesar 7,84 juta ton, turun 2% dari periode sama 2017 yang sebesar 8,02 juta ton.

Direktur Eksekutif Gapki Danang Girindrawardana mengatakan turunnya ekspor minyak sawit Indonesia tak terlepas dari faktor hambatan yang terjadi saat ini. Gapki mencatat beberapa negara seperti Uni Eropa mengeluarkan resolusi Parlemen Eropa yang menuding sawit sebagai penyebab deforestasi turut menekan ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya.

"India yang menaikkan bea masuk impor minyak nabati dan Amerika Serikat yang melancarkan tuduhan antidumping biodiesel dan China yang memperketat pengawasa terhadap minyak nabati yang diimpor turut menekan ekspor minyak sawit," ujar Danang, Kamis (24/5).

Padahal Gapki mencatat produksi minyak sawit Indonesia kuartal I-2018 naik 24% menjadi 10,41 juta ton dibandingkan kuartal I 2017 yang sebesar 8,4juta ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×