kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.504.000   16.000   0,64%
  • USD/IDR 16.740   33,00   0,20%
  • IDX 8.748   101,19   1,17%
  • KOMPAS100 1.205   11,60   0,97%
  • LQ45 852   5,43   0,64%
  • ISSI 315   6,02   1,95%
  • IDX30 439   1,60   0,37%
  • IDXHIDIV20 511   1,24   0,24%
  • IDX80 134   1,29   0,97%
  • IDXV30 140   1,02   0,73%
  • IDXQ30 140   0,22   0,15%

Beban meningkat, Sinar Mas Agro merugi sebesar Rp 187 miliar di semester I 2018


Selasa, 31 Juli 2018 / 10:29 WIB
Beban meningkat, Sinar Mas Agro merugi sebesar Rp 187 miliar di semester I 2018
ILUSTRASI. Kantor PT Sinarmas Agribusiness and Food sub usaha PT Sinar Mas Agro Resources and Technology (SMART


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Salah satu produsen sawit, PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART) mencatat peningkatan penjualan bersih yang sangat tipis di semester i tahun ini. Pada enam bulan pertama 2018, SMART mencatat penjualan bersih sebesar Rp 17,68 triliun meningkat 1,6% dari penjualan di periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 17,39 triliun.

Dalam laporan keuangan SMART yang dikutip Kontan.co.id, Selasa (31/7), penjualan ini berasal dari penjualan domestik yang meningkat sebesar 4% dari Rp 7,88 triliun menjadi Rp 8,2 triliun. Lalu, penjualan eskpor pun turun 0,6% menjadi Rp 9,45 triliun, dari sebelumnya Rp 9,51 triliun.

Meski mencatat peningkatan penjualan, SMART justru merugi sebesar Rp 187 miliar. Padahal, pada semester I 2017, perusahaan ini masih mencatatkan laba sebesar Rp 522,6 miliar.

Emiten ini merugi dikarenakan peningkatan berbagai beban. Beban pokok penjualan, misalnya, meningkat 3% dari Rp 15,3 triliun menjadi Rp 15,79 triliun. Beban usaha meningkat 10% dari Rp 1,3 triliun menjadi Rp 1,49 triliun.

Tak hanya itu, beban lain pun meningkat pesat dari Rp 2,6 miliar di tahun lalu menjadi Rp 731 miliar di tahun ini. Dalam beban lain ini, SMART mengalami rugi selisih kurs sebesar Rp 642 miliar, sementara tahun lalu perusahaan ini mencatat laba dari selisih kurs sebesar Rp 81,77 miliar.

Berdasarkan catatan Kontan.co.id, SMART menargetkan penjualan bersih naik 4% di tahun ini atau meningkat menjadi Rp 36,8 triliun dari tahun sebelumnya Rp 35,3 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×