kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 17.886   -25,00   -0,14%
  • IDX 6.147   -46,20   -0,75%
  • KOMPAS100 792   -4,39   -0,55%
  • LQ45 606   -2,44   -0,40%
  • ISSI 215   -2,60   -1,20%
  • IDX30 336   -1,40   -0,42%
  • IDXHIDIV20 430   -1,07   -0,25%
  • IDX80 90   -0,46   -0,51%
  • IDXV30 117   -0,72   -0,61%
  • IDXQ30 110   -0,12   -0,11%

Begini Respons Blibli Soal Potensi Perubahan Biaya Admin di Platform E-commerce


Rabu, 10 Desember 2025 / 19:12 WIB
Begini Respons Blibli Soal Potensi Perubahan Biaya Admin di Platform E-commerce
ILUSTRASI. Blibli menanggapi soal potensi perubahan biaya administrasi untuk tahun 2026 mendatang, baik untuk penjual maupun pelanggan.


Penulis: Chelsea Anastasia, Chelsea Anastasia | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) atau platform e-commerce Blibli menanggapi soal potensi perubahan biaya administrasi untuk tahun 2026 mendatang, baik untuk penjual maupun pelanggan.

Head of Public Relations Blibli, Nazrya Octora mengatakan, sebagai bisnis, pengenaan biaya oleh Blibli selalu bertujuan untuk efisiensi.

“Jadi, apakah kami akan naikkan atau tidak, kembali kepada bisnis dan tren. Jika keadaan pasar demanding untuk itu, maka kami tidak bisa menghindari,” katanya kepada Kontan di Jakarta, Rabu (10/12/2025).

Lebih lanjut, ia menyebut semua keputusan akan berfokus pada kebutuhan pelanggan dan stakeholder. Pun, dinamika biaya administrasi dipengaruhi oleh sejumlah faktor internal dan eksternal yang kerap tak bisa diprediksi.

Baca Juga: Blibli (BELI) Siap Rayakan Harbolnas 2025, Simak Promo Lengkapnya!

Bayu Sudjono, SVP Operations BELI menambahkan, untuk meningkatkan profitabilitas, dapat dilakukan baik dengan menaikkan pendapatan maupun menurunkan biaya (cost).

Untuk memangkas biaya, Bayu bilang, sisi operasional menjadi kunci. “Dengan makin banyaknya barang-barang yang kita fulfill dari warehouse kita, the cost of fulfillment itself akan lebih murah,” tuturnya.

Biasanya, lanjut Bayu, fixed cost lebih tinggi di bagian operasional dibandingkan variable cost.

“Maka, semakin banyaknya jumlah barang atau order yang kita penuhi dari warehouse kita, cost-nya akan jadi lebih menurun,” imbuh dia.

 

Untuk diketahui, berdasarkan catatan KONTAN, e-commerce lainnya yakni Shopee telah menginformasikan perubahan mengenai biaya admin untuk penjual pada Januari 2026.

Adapun biaya admin berlaku untuk berbagai jenis toko, mulai dari toko non-star, star, star plus, hingga mall. Biaya tersebut juga dipengaruhi oleh jenis atau kategori barang yang dijual.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×