kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Begini upaya Phapros (PEHA) untuk kembangkan produksi alat kesehatan dalam negeri


Kamis, 17 Juni 2021 / 08:58 WIB
ILUSTRASI. Obat produk pt Phapros tbk PEHA


Reporter: Vina Elvira | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten farmasi pelat merah, PT Phapros Tbk (PEHA) berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam mengembangkan produksi alat kesehatan (alkes) dalam negeri.

Hal itu dilakukan demi mencapai kemandirian terhadap akses alkes di negeri sendiri dan juga untuk menyukseskan program pemerintah dalam substitusi impor produk alkes.

Sekretaris Perusahaan PEHA Zahmilia Akbar menyebut, saat ini PEHA sudah melakukan  kerja sama dengan beberapa pusat riset di Indonesia untuk melakukan hilirisasi hasil riset alkes dalam negeri.

Dari hasil kerja sama tersebut, PEHA berhasil merilis sejumlah produk alkes hasil kerja sama dengan sejumlah instansi pendidikan, seperti Universitas Airlangga (Unair), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan juga Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Baca Juga: Saham-saham ini akan tebar dividen, simak saran analis

"Dengan Unair untuk produk bone filler, lalu alkes shunt dengan merek Ina Shunt bekerjasama dengan UGM, dan kami juga memiliki kerja sama untuk kit detection atas penyakit cancer dengan UGM dan LIPI," sebut Zahmilia kepada Kontan.co.id, Rabu (16/6).

 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×