kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 -1,49%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Bekasi Fajar (BEST) Incar Marketing Sales Rp 651 Miliar pada Tahun Ini


Selasa, 30 Mei 2023 / 17:22 WIB
Bekasi Fajar (BEST) Incar Marketing Sales Rp 651 Miliar pada Tahun Ini
ILUSTRASI. kawasan industri milik PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST). Foto Dok BEST


Reporter: Vina Elvira | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - BEKASI. PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) mengincar marketing sales sebesar Rp 651 miliar selama tahun 2023. Untuk mencapainya, perusahaan menjalankan beberapa strategi, salah satunya lewat pengembangan Befa Digital Town. 

Head of Investor Relations Bekasi Fajar Industrial Estate Seri memaparkan, saat ini perseroan berfokus mengembangkan Befa Digital Town yang baru saja diluncurkan pada akhir tahun 2022 lalu. 

Befa Digital Town ini hadir sebagai jawaban BEST untuk menarik permintaan yang cukup tinggi dari perusahaan-perusahaan high tech seperti data center.

“Befa Digital Town adalah kawasan strategis di Kawasan Industri MM2100, untuk tahap ini total area yang bisa dijual sebesar 50 hektar, kami buka fase pertama di 20 hektar,” ungkap Seri, dalam Paparan Publik di Bekasi Selasa (30/5). 

Baca Juga: Ditopang Margin Penjualan Lahan, Bekasi Fajar (BEST) Incar Laba Rp 100 Miliar

Selain perusahaan high tech, BEST juga mengincar tenant-tenant dari industri-industri yang relatif tahan terhadap dampak pandemi, seperti logistik pergudangan, elektronik, consumer goods, dan otomotif, khususnya kendaraan elektrik. 

Target tersebut tercermin dari capaian marketing sales Bekasi Fajar di kuartal I-2023 yang tercatat Rp 51 miliar. Marketing sales ini datang dari sektor pergudangan atau logistik dan juga otomotif.

Di samping berfokus menjual lahan, perseroan juga terus berupaya mengembangkan fasilitas sarana penunjang dan infrastruktur di Kawasan Industri MM2100. Hal ini penting untuk mendukung keberlangsungan usaha para pelaku bisnis yang menjadi tenant di kawasan industri tersebut.

Direktur Utama Bekasi Fajar Industrial Estate Yoshihiro Kobi menambahkan, selain menjual lahan, kawasan industri yang di kekola perseroan juga memiliki nilai tambah berupa servis bagi para tenant. 

“Karena mereka beli lahan bukan cuman untuk aset, tapi mereka akan operate di kawasan kami. Makannya kami harus berikan servis yang benar,” tambahnya. 

Baca Juga: Siapkan Capex Rp 300 Miliar, Bekasi Fajar Industrial Estate (BEST) Siap Ekspansi

Salah satu pendukung infrastruktur yang sedang dibangun adalah tol JORR II Cibitung – Cilincing yang diyakini akan mampu mendorong efektivitas dan mempermudah akses pelaku usaha di Kawasan Industri MM2100. 

Selain itu, infrastruktur lain yang direncanakan Pemerintah turut memudahkan bagi para pelaku usaha, di antaranya mulai beroperasinya LRT di tahun 2023, pembangunan Tol Jakarta-Cikampek Selatan, perluasan Kawasan Tanjung Priok serta pembangunan Pelabuhan Patimban.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×