kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Beleid PLTU Mulut Tambang direvisi


Rabu, 28 September 2016 / 10:47 WIB
Beleid PLTU Mulut Tambang direvisi


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Dupla Kartini

Kedua, produsen batubara juga sekaligus sebagai pengelola pembangkit mulut tambang dan menjual listrik kepada PLN.  Sayang, Supangkat Iwan Santoso Direktur Pengadaan PLN belum merespons soal terbitnya aturan ini.

Namun, Direktur Utama PLN Sofyan Basir pernah mengatakan, BUMN tersebut meminta adanya penurunan margin. Dengan penurunan margin,  proyek-proyek PLTU Mulut Tambang  tetap berjalan. Termasuk PLTU Mulut Tambang Sumsel 8 berkapasitas 2x 800 Megawatt  yang dimenangkan PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk.

Akan mengikuti aturan

Sebelumnya, sudah ada perusahaan yang keluar dari proyek ini. Yakni PT Bumi Resources Tbk, yang mundur dari proyek PLTU Mulut Tambang Kaltim 3 dan PLTU Mulut Tambang Kaltim 6. Pertimbangannya, harga yang rendah, sehingga harga listrik yang dijual juga akan murah.

Bahkan, Ketua Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Pandu Sjahrir pernah berujar akan ada beberapa lagi investor yang akan keluar dari proyek PLTU Mulut Tambang.

Sayang, Dileep Srivastava, Direktur & Sekretaris Perusahaan Bumi Resources tidak membantah atau membenarkan soal mundurnya perusahaan itu dari proyek mulut tambang. Namun, dia hanya mengatakan, pihaknya sedang dalam masa restrukturisasi dan itu sangat prioritas. "Namun, kami akan terus mencari peluang di sektor listrik," ungkap dia kepada KONTAN, beberapa waktu lalu.

Sekretaris Perusahaan Bukit Asam Adib Ubaidillah menyatakan, pihaknya siap mengikuti aturan main yang sudah ditetapkan pemerintah. "Karena  sudah menjadi aturan dari pemerintah, Bukit Asam akan comply dengan aturan," tuturnya kepada KONTAN, Selasa (27/9).

Deputi Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), Hendra Sinadia berharap, dengan ada aturan itu tidak ada polemik dan proyek  PLTU Mulut Tambang bisa berjalan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×