kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Bisi International (BISI) Tumbuh Dobel Digit di Kuartal I-2026, Ini Pendorongnya


Minggu, 07 Juni 2026 / 15:00 WIB
Bisi International (BISI) Tumbuh Dobel Digit di Kuartal I-2026, Ini Pendorongnya
ILUSTRASI. PT BISI International Tbk (Dok/BISI)


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bisi International Tbk (BISI) meraup pertumbuhan kinerja keuangan pada tiga bulan pertama tahun ini, baik dari top line maupun bottom line.

Menilik laporan keuangannya, pada kuartal I-2026, penjualan BISI mencapai Rp 387,08 miliar, meningkat 21,9% secara tahunan/year on year (YoY) dari Rp 317,39 miliar pada kuartal I-2025.

Pada periode tersebut, laba bersih BISI turut melonjak 58,2% yoy menjadi Rp 47 miliar dari Rp 29,7 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama Bisi International, Agus Saputra Wijaya mengatakan, peningkatan kinerja perusahaan pada kuartal I-2026 didorong oleh tingginya permintaan benih jagung hibrida, serta benih hortikultura untuk buah dan sayuran.

Baca Juga: Digitalisasi Layanan Kesehatan, RS Premier Jatinegara Kolaborasi dengan Inhealth

"Kenaikan harga dan volume penjualan pada lini produk agrokimia dan pupuk turut menjadi penyumbang margin yang signifikan," jelasnya kepada Kontan, Rabu (3/6/2026).

Selain itu, Agus menilai efisiensi beban operasional juga berperan membuat kinerja keuangan mereka tumbuh lebih optimal pada sisi bottom line.

Berdasarkan segmen usahanya, BISI mencatat agrokimia dan pupuk menjadi kontributor terbesar ke pendapatan perusahaan pada kuartal pertama tahun ini, yakni sebesar 51,5%.

Sementara itu, benih jagung berkontribusi sekitar 25,4%, disusul benih hortikultura yang menyumbang 18,6%, serta kontribusi segmen lainnya  sebanyak 4,39%.

 

Dengan capaian ini, Agus optimistis kinerja bisnis pihaknya masih mampu bertumbuh dua digit hingga akhir tahun.

"Perseroan memproyeksi pertumbuhan penjualan di kisaran 30-35% dari tahun sebelumnya, dan kenaikan laba bersih sekitar 28-33% selama setahun," imbuh Agus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×