kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Bisnis kuliner diprediksi masih menjadi primadona waralaba pada 2021


Jumat, 29 Januari 2021 / 17:11 WIB
ILUSTRASI. Franchise and License Expo Indonesia 2018: Suasana hari terakhir Franchise and License Expo Indonesia 2018 di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (7/10). Kuliner diprediksi masih jadi primadona waralaba di 2021.


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

Di tengah pandemi Covid-19 ini, ada beberapa hal pula yang menjadi tantangan oleh para pelaku usaha. Menurut Levita, pelaku usaha dituntut untuk lebih kreatif.

"Tantangannya adalah lebih kreatif lagi di masa pandemi ini. Strategi marketing lebih dimaksimalkan lagi, penjualan melalui online dan offline, juga membaca peluang yang ada di pasar dan kemampuan masyarakat saat ini.

Djoko juga mengingatkan, di tengah pandemi Covid-19,  pewaralaba (franchisor) perlu menawarkan bisnis yang menjangkau banyak pembeli. Menurutnya, produk yang menyasar pasar menengah ke bawah pun akan lebih aman dan masih bisa eksis.

"Franchisee (terwaralaba) juga harus jeli dalam memilih bisnis waralaba yang akan dibeli. Ini untuk menghindari salah beli karena ternyata franchisor tidak terbukti memiliki bisnis yang menguntungkan," kata Djoko.

Djoko juga berpendapat, bisnis waralaba bidang pendidikan juga  memiliki peluang yang bagus. Akan tetapi, dia mengingatkan bahwa setiap bisnis waralaba yang ditawarkan hanya memiliki keunikan dan sudah terbukti untung.

Selanjutnya: 10 Manga terpopuler versi TV Asahi, Slam Dunk masih jadi favorit para penggemar manga

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×