kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

BK CPO Juli naik menjadi 20%


Selasa, 21 Juni 2011 / 20:01 WIB
BK CPO Juli naik menjadi 20%
ILUSTRASI. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. Lebih banyak calon penerima, pencairan subsidi gaji tahap III butuh lebih banyak waktu.


Reporter: Veri Nurhansyah Tragistina | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) menetapkan bea keluar (BK) CPO Juli 2011 sebesar 20%. Tarif ini lebih tinggi ketimbang BK bulan Juni yang ditetapkan sebesar 17,5%.

Kenaikan BK ini didasarkan pada kenaikan harga patokan ekspor (HPE) CPO. "Harga referensi CPO Juli 2011 adalah US$ 1.168,38 per metrik ton (MT)," ujar Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Deddy Saleh, Selasa (21/6).

Harga referensi ini lebih tinggi ketimbang bulan Juni yang dipatok US$ 1.146,82 per metrik ton.

Sementara itu, harga referensi kakao bulan Juli adalah US$ 2.941,81 per MT, turun dari harga referensi Juni 2011 yang sebesar US$ 3.113,57 per MT. "Namun, tarif BK kakao untuk Juli 2011 tetap 10%, dengan HPE sebesar US$ 2.643 per MT," imbuh Deddy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×