kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.524   24,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BK CPO Juli naik menjadi 20%


Selasa, 21 Juni 2011 / 20:01 WIB
ILUSTRASI. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. Lebih banyak calon penerima, pencairan subsidi gaji tahap III butuh lebih banyak waktu.


Reporter: Veri Nurhansyah Tragistina | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) menetapkan bea keluar (BK) CPO Juli 2011 sebesar 20%. Tarif ini lebih tinggi ketimbang BK bulan Juni yang ditetapkan sebesar 17,5%.

Kenaikan BK ini didasarkan pada kenaikan harga patokan ekspor (HPE) CPO. "Harga referensi CPO Juli 2011 adalah US$ 1.168,38 per metrik ton (MT)," ujar Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Deddy Saleh, Selasa (21/6).

Harga referensi ini lebih tinggi ketimbang bulan Juni yang dipatok US$ 1.146,82 per metrik ton.

Sementara itu, harga referensi kakao bulan Juli adalah US$ 2.941,81 per MT, turun dari harga referensi Juni 2011 yang sebesar US$ 3.113,57 per MT. "Namun, tarif BK kakao untuk Juli 2011 tetap 10%, dengan HPE sebesar US$ 2.643 per MT," imbuh Deddy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×