kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

BK CPO Mei 2011 turun jadi 17,5%


Kamis, 21 April 2011 / 17:21 WIB
BK CPO Mei 2011 turun jadi 17,5%
ILUSTRASI. KSP Indosurya akan mencicil pembayaran setiap bulan dan semua bunga simpanan dihapuskan.


Reporter: Evilin Falanta | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Pemerintah menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) Crude Palm Oil (CPO) untuk bulan periode bulan Mei sebesar US$ 1.145 per metrik ton. Angka ini turun 5,46% dibandingkan dengan harga yang dipatok pada bulan April yang mencapai US$ 1.207,53 per metrik ton.

"Hal ini disebabkan oleh turunnya harga ekspor CPO dipasar internasional. Sebab selama ini HPE yang dipasang berpedoman pada harga rata-rata internasional," jelas Deddy Saleh Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan.

Dengan HPE CPO yang dipatok sebesar itu, maka pemerintah menetapkan tarif bea keluar CPO juga diturunkan menjadi 17,5% dari BK bulan lalu sebesar 22,5%.

Penetapan bea keluar tersebut ditetapkan sesuai dengan peraturan Menteri Keuangan Nomor 67/PMK.011/2010 tentang Penetapan Barang Ekspor Yang Dikenakan Bea Keluar Dan Tarif Bea Keluar.

Selain itu, Kementerian Perdagangan juga merilis aturan tentang HPE produk-produk turunan CPO. Misalnya, untuk biji kernel sebesar US$ 658 per meterik ton. Crude olein senilai US$ 1.148 per metrik ton, RBD palm olein sebesar US$ 1.150 per metrik ton.

Selain itu HPE crude stearin senilai US$ 1.105 per metrik ton, RBD palm olein dalam kemasan bermerek 25 kg sebesar US$ 1.150 per metrik ton, RBD palm kernel stearin US$ 2.141 per metrik ton, biodisel US$ 1.191 per meterik ton dan crude palm kernel oil (CPKO) US$ 1.787 per metrik ton. Aturan ini bakal berlaku selama periode Mei 2011.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×