kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Boeing bantu Garuda Indonesia mencetak penerbang


Rabu, 27 Juni 2012 / 18:03 WIB
Boeing bantu Garuda Indonesia mencetak penerbang
ILUSTRASI. Simak persyaratan umum untuk daftar bantuan intensif dari Kemenparekraf 2021. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Melati Amaya Dori | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Produsen pesawat terbang asal Amerika Serikat, Boeing Company bekerja sama dengan PT Garuda Indonesia dan Kementerian Perhubungan (Kemhub) untuk menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan penerbangan di Indonesia.

Kerja sama tersebut tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) antara ketiga pihak pada hari ini (27/6). Keterlibatan Boeing Company tersebut diharapkan mampu mengimbangi kenaikan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) di bidang kedirgantaraan.

"Kerja sama dengan BPSDM (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia) Kemhub sangat membantu Garuda menyiapkan tenaga penerbang," kata Emirsyah Satar, Direktur Utama PT Garuda Indonesia Airlines di Jakarta hari ini (27/6).

Ia menjelaskan kerja sama meliputi beberapa hal; seperti pendidikan dan pelatihan, penelitian di bidang penerbangan, rekrutmen, kerja sama pendirian sekolah penerbangan, penyediaan tenaga instruktur serta kerja sama pemanfaatan fasilitas lainnya.

Nah, kerja sama pihak dengan Boeing Company nantinya berupa program pembelajaran pilot oleh Boeing. Selain itu juga penyediaan teknisi dan pengatur lalu lintas udara yang akan diterapkan pada Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) di Curug.

Lulusan STPI hasil kerja sama inilah yang nantinya akan direkrut oleh GIAA. Selama 3 tahun terakhir, GIAA menerima 130 lulusan taruna STPI. Tahun ini sebanyak 28 orang lulusan STPI sudah bekerja di Garuda Indonesia.

Selain itu, perseroan juga menerima 137 lulusan taruna penerbang dari Bali International Flight Academy (BIFA).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×