kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Bos PLN: Kami bersimpati pada pelanggan yang alami lonjakan tagihan


Senin, 22 Juni 2020 / 17:38 WIB
Bos PLN: Kami bersimpati pada pelanggan yang alami lonjakan tagihan
ILUSTRASI. Zulkifli Zaini Dirut PLN


Reporter: Filemon Agung | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Polemik lonjakan tagihan listrik rekening Juni 2020 yang menimpa sejumlah pelanggan terus berlanjut.

Dalam agenda Rapat Dengar Pendapat Komisi VI, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menerima beragam pertanyaan seputar kenaikan tagihan listrik yang terjadi.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur PLN Zulkifli Zaini bilang, kondisi yang dialami sejumlah pelanggan turut menuai simpati perusahaan setrum pelat merah tersebut.

"Kami bersimpati pada semua pelanggan yang alami kenaikan tagihan. Tidak hanya menjelaskan (penyebab) kami juga berikan solusi," kata dia, Senin (22/6).

Baca Juga: PLN belum lengkapi data, investigasi lonjakan tagihan listrik tertunda

Zulkifli mengungkapkan, PLN telah memberikan solusi lewat skema pencicilan tagihan pelanggan untuk maksimum tiga bulan terhitung sejak Juli 2020.

Asal tahu saja, PLN menjelaskan penggunaan skema penghitungan tagihan listrik dengan rata-rata 3 bulan terakhir masih akan tetap digunakan sebagai antisipasi pada proses pencatatan meter rekening Juli 2020.

Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN Agung Murdifi bilang opsi tersebut adalah opsi terakhir jika pencatatan fisik menemui kendala.

"Opsi menggunakan rata-rata 3 bulan merupakan opsi yang paling terakhir. Kami tetap mengupayakan datang langsung mencatat meter pelanggan," jelas Agung kepada Kontan.co.id, Senin (22/6).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×