kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

BPH Migas: Alfa Produsen Swasta Harus Lebih Kecil dari Pertamina


Senin, 01 Februari 2010 / 23:59 WIB


Reporter: Fitri Nur Arifenie |

JAKARTA. Kepala BPH Migas, Tubagus Haryono menegaskan, alfa milik produsen swasta harus lebih kecil daripada alfa Pertamina. Karena, semangatnya adalah untuk mengurangi BBM bersubsidi. "Yang menentukan alfa itu Departemen Keuangan," tandas Tubagus.

Ia menambahkan, alfa untuk masing-masing daerah itu berbeda sesuai dengan kebutuhan. "Misalnya di Lombok Rp 754 tapi di Cirebon cuma Rp 378," imbuhnya.

Sebelumnya, PT Aneka Kimia Raya (AKR) Corporindo Tbk (AKRA) minta agar alfa untuk wilayah Indonesia Timur lebih tinggi daripada wilayah Indonesia Barat. Meski meminta supaya naik, alfa yang ditetapkan oleh pemerintah saat ini sebesar Rp 556 sudah cukup.

"Alangkah baiknya jika Alfa untuk Indonesia Timur diberi lebih daripada Indonesia Barat karena volume distribusinya cukup kecil dan infrastruktur cukup berat," ujar Direktur Utama AKR Corporindo, Haryanto Adikoesomo, Senin (01/02) saat paparan dengan Komisi VII DPR RI.

Haryanto menambahkan, kenaikan alfa ini akan menjadi insetif kepada produsen BBM lainnya sehingga mereka juga bisa meningkatkan pelayanannya di wilayah Indonesia Timur. Sehingga kelangkaan yang selama ini terjadi bisa berkurang karena sudah banyak produsen BBM yang tertarik untuk masuk ke dalam wilayah remote tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×