kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

BPTJ usulkan tarif progresif untuk jalan tol


Kamis, 10 Mei 2018 / 20:30 WIB
ILUSTRASI. PEMBANGUNAN JALAN TOL MEDAN - KUALANAMU - TEBING TINGGI


Reporter: | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengelola Transportasi Jakarta (BPTJ) mengajukan skema tarif jalan tol untuk mengurai kemacetan.

"Kami mengusulkan kebijakan jangka panjang kepada Badan Pengatur Japan Tol (BPJT) dan Jasamarga," ujar Kepala BPTJ Bambang Prihartono kepada Kontan.co.id, Kamis (10/5).

Bambang bilang kebijakan jangka panjang yang diusulkan BPTJ adalah remetering. Di antaranya adalah tarif progresif.  "Kalau tolnya padat tarifnya naik, kalau kembali lancar tarifnya turun lagi," terang Bambang.

Meski sudah diusulkan, Bambang bilang belum bisa dipastikan kebijakan tersebut dapat diterapkan. Hal tersebut menurutnya harus menunggu tanggapan dari BPJT dan Jasamarga.

Sementara Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia ( YLKI) Tulus Abadi menyatakan skema tersebut dapat dilakukan. Namun, Tulus menuntut pelayanan jalan tol yang baik.

"Skema seperti itu bisa diterapkan tapi harus paralel dengan pemenuhan standar pelayanan minimal di jalan tol," jelas Tulus saat dihubungi Kontan.co.id.

Tulus bilang kebijakan tersebut tidak adil bila jalan tol belum memenuhi 8 indikator standar pelayanan minimal jalan tol. Tarif progresif baru dapat diterapkan bila pelayanan sudah baik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×