kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

BPTJ usulkan tarif progresif untuk jalan tol


Kamis, 10 Mei 2018 / 20:30 WIB
ILUSTRASI. PEMBANGUNAN JALAN TOL MEDAN - KUALANAMU - TEBING TINGGI


Reporter: Abdul Basith | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengelola Transportasi Jakarta (BPTJ) mengajukan skema tarif jalan tol untuk mengurai kemacetan.

"Kami mengusulkan kebijakan jangka panjang kepada Badan Pengatur Japan Tol (BPJT) dan Jasamarga," ujar Kepala BPTJ Bambang Prihartono kepada Kontan.co.id, Kamis (10/5).

Bambang bilang kebijakan jangka panjang yang diusulkan BPTJ adalah remetering. Di antaranya adalah tarif progresif.  "Kalau tolnya padat tarifnya naik, kalau kembali lancar tarifnya turun lagi," terang Bambang.

Meski sudah diusulkan, Bambang bilang belum bisa dipastikan kebijakan tersebut dapat diterapkan. Hal tersebut menurutnya harus menunggu tanggapan dari BPJT dan Jasamarga.

Sementara Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia ( YLKI) Tulus Abadi menyatakan skema tersebut dapat dilakukan. Namun, Tulus menuntut pelayanan jalan tol yang baik.

"Skema seperti itu bisa diterapkan tapi harus paralel dengan pemenuhan standar pelayanan minimal di jalan tol," jelas Tulus saat dihubungi Kontan.co.id.

Tulus bilang kebijakan tersebut tidak adil bila jalan tol belum memenuhi 8 indikator standar pelayanan minimal jalan tol. Tarif progresif baru dapat diterapkan bila pelayanan sudah baik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×