kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

BPTJ usulkan tarif progresif untuk jalan tol


Kamis, 10 Mei 2018 / 20:30 WIB
ILUSTRASI. PEMBANGUNAN JALAN TOL MEDAN - KUALANAMU - TEBING TINGGI


Reporter: | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengelola Transportasi Jakarta (BPTJ) mengajukan skema tarif jalan tol untuk mengurai kemacetan.

"Kami mengusulkan kebijakan jangka panjang kepada Badan Pengatur Japan Tol (BPJT) dan Jasamarga," ujar Kepala BPTJ Bambang Prihartono kepada Kontan.co.id, Kamis (10/5).

Bambang bilang kebijakan jangka panjang yang diusulkan BPTJ adalah remetering. Di antaranya adalah tarif progresif.  "Kalau tolnya padat tarifnya naik, kalau kembali lancar tarifnya turun lagi," terang Bambang.

Meski sudah diusulkan, Bambang bilang belum bisa dipastikan kebijakan tersebut dapat diterapkan. Hal tersebut menurutnya harus menunggu tanggapan dari BPJT dan Jasamarga.

Sementara Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia ( YLKI) Tulus Abadi menyatakan skema tersebut dapat dilakukan. Namun, Tulus menuntut pelayanan jalan tol yang baik.

"Skema seperti itu bisa diterapkan tapi harus paralel dengan pemenuhan standar pelayanan minimal di jalan tol," jelas Tulus saat dihubungi Kontan.co.id.

Tulus bilang kebijakan tersebut tidak adil bila jalan tol belum memenuhi 8 indikator standar pelayanan minimal jalan tol. Tarif progresif baru dapat diterapkan bila pelayanan sudah baik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×