kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 16.993   -143,00   -0,83%
  • IDX 7.207   236,13   3,39%
  • KOMPAS100 996   38,18   3,99%
  • LQ45 727   25,46   3,63%
  • ISSI 257   7,51   3,01%
  • IDX30 396   13,68   3,58%
  • IDXHIDIV20 484   12,04   2,55%
  • IDX80 112   4,06   3,76%
  • IDXV30 133   2,45   1,88%
  • IDXQ30 128   3,80   3,06%

Brantas Abipraya Percepat Konstruksi Sekolah Rakyat Jatim 2


Rabu, 08 April 2026 / 11:20 WIB
Brantas Abipraya Percepat Konstruksi Sekolah Rakyat Jatim 2
ILUSTRASI. Brantas Abipraya (Dok Brantas Abipraya/Brantas Abipraya)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Brantas Abipraya (Persero) akan mengebut pengerjaan konstruksi Proyek Sekolah Rakyat Jawa Timur (Jatim). Proyek ini sudah mulai dikerjakan pada Desember 2025 dan  sebelumnya ditargetkan rampung pada Juni 2026. 

Proyek Sekolah Rakyat Jatim 2 berdiri di atas lahan seluas 58.100 meter persegi (m2). Kawasan ini dirancang sebagai pusat pendidikan terpadu yang modern dan inklusif meliputi gedung sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama siswa, hunian vertikal guru, gedung serbaguna, kantin, dapur, lapangan mini soccer, lapangan upacara, serta utilitas MEP. 

Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto merupakan bagian dari implementasi Inpres Nomor 8 Tahun 2025 tentang Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, dengan pendidikan sebagai fondasi utama memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Guna memastikan progres sesuai target, kualitas terjaga, serta penerapan K3 optimal, Direktur Utama Brantas Abipraya Agung Fajarwanto melakukan Management Walkthrough ke Proyek Sekolah Rakyat Jatim 2 

Baca Juga: Brantas Abipraya Tingkatkan SKK & K3 Pekerja Proyek NCICD

Ia bilang, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen perseroan menghadirkan infrastruktur pendidikan berkualitas sekaligus mendukung prioritas pemerintah dalam pembangunan SDM unggul.

“Proyek Sekolah Rakyat ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi investasi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul. Kami berkomitmen mempercepat penyelesaian dengan tetap mengutamakan kualitas dan keselamatan kerja,” ujar Agung dalam keterangannya, Rabu (8/4/2026).

Ia menegaskan percepatan proyek ini menjadi kontribusi nyata perusahaan dalam memperluas akses pendidikan berkualitas sebagai instrumen strategis pengentasan kemiskinan ekstrem, sejalan dengan Asta Cita.

Senada, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyatakan pendidikan menjadi cara paling efektif menekan kemiskinan, sehingga program Sekolah Rakyat diharapkan dapat mendorong pencapaian kemiskinan nol persen.

Baca Juga: WSBP Bayar CFADS Tahap VII Senilai Rp109,22 Miliar, Proyek Tetap Berjalan Lancar

Saat ini, Brantas Abipraya terlibat dalam pembangunan Sekolah Rakyat di sejumlah wilayah, antara lain Sulawesi Tenggara, Kalimantan Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi Utara. Proyek tersebut merupakan bagian dari target nasional pembangunan 200 unit Sekolah Rakyat secara bertahap.

Melalui proyek ini, Brantas Abipraya menegaskan perannya tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mendukung program strategis pemerintah. Perseroan memastikan pembangunan dilakukan dengan standar mutu, ketepatan waktu, serta penerapan keselamatan kerja di setiap tahapan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×