kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Bukalapak melihat pentingnya mengembangkan lini bisnis offline


Rabu, 29 Januari 2020 / 22:12 WIB
ILUSTRASI. Karyawan membuka fitur BukaCicilan usai peluncuran di Jakarta, Rabu (24/10). Bukalapak melihat pentingnya mengembangkan lini bisnis offline. KONTAN/BAihaki/24/10/2018


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Tendi Mahadi

“Inovasi Bukalapak akan selalu berfokus pada kualitas hidup masyarakat, sehingga pembangunan ekosistem online ritel yang kokoh akan terus dilakukan tidak hanya di kota-kota besar akan tetapi juga menjangkau ke seluruh pelosok negeri,” ucap Bima.

Bukalapak pun terus mendorong UMKM agar go digital sehingga bisa lebih cepat berkembang. Bukalapak juga melakukan pendampingan kepada pelaku usaha melalui pelatihan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan.

Baca Juga: BlibliMart menjajakan produk kebutuhan sehari-hari, mulai makanan hingga kosmetik

“Hal ini kami lakukan dengan tujuan agar dapat menaik kelaskan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah untuk lebih optimal dalam berbisnis secara online. Dengan demikian masyarakat Indonesia yang berbasis digital akan segera terwujud,” tambahnya.

Dalam rangka pengembangan UMKM, Bukalapak memberi bantuan teknologi dan logistik agar pengiriman logistik dapat dilakukan lebih cepat, serta harga di warung juga lebih efisien. Melalui Mitra Bukalapak, warung dapat semakin naik kelas karena semakin terhubung dengan teknologi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×