Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - BYD mencatat respons positif terhadap kehadiran M6 DM di pasar Indonesia. Model plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) tersebut diklaim telah membukukan penjualan ribuan unit, hanya dalam waktu singkat sejak diluncurkan.
Capaian tersebut menunjukkan tingginya minat konsumen terhadap teknologi Dual Mode (DM) yang menggabungkan mesin bensin dan motor listrik, sekaligus mempertegas tren pertumbuhan kendaraan elektrifikasi di Tanah Air.
Baca Juga: Inovasi Hijau Berbasis Masyarakat Terus Didorong
Head of Marketing, PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan mengatakan, M6 DM langsung mendapat sambutan positif sejak hari-hari pertama peluncurannya.
"Saat ini seperti tadi kita sudah sampaikan sudah mencapai 4.000-an unit,” ujar Luther di Tangerang (29/7/2026).
“Bahkan pada saat awal-awal launching sekitar tiga hari pertama, kami sudah langsung bisa menjadi salah satu produk PHEV yang paling top. Penjualannya itu sekitar 400-500-an unit dalam tiga hari pertama," kata dia.
Laris Sejak Tiga Hari Pertama
Menurut Luther, penjualan 400-500 unit hanya dalam tiga hari pertama menjadi indikasi kuat bahwa pasar Indonesia mulai menerima kendaraan PHEV sebagai alternatif selain mobil listrik murni.
Teknologi Dual Mode yang diusung BYD menawarkan fleksibilitas karena dapat berjalan menggunakan tenaga listrik maupun mesin bensin, sehingga dinilai cocok bagi konsumen yang masih mempertimbangkan ketersediaan infrastruktur pengisian daya.
Meski demikian, BYD belum merinci kontribusi M6 DM terhadap total penjualan perusahaan karena model tersebut belum menjalani satu bulan penjualan penuh.
Baca Juga: Jababeka (KIJA) Berbalik Rugi Rp 6,4 Miliar pada Semester I-2026, Ini Penyebabnya
Permintaan M6 EV Ikut Meningkat
Selain M6 DM, BYD juga melihat permintaan terhadap M6 EV tetap menunjukkan tren yang positif. Luther mengatakan, hingga saat ini perusahaan masih memantau perkembangan pasar sebelum mengungkap komposisi penjualan masing-masing varian.
"Karena belum full month, jadi kita belum bisa berikan gambaran secara komposisi. Namun tampaknya DM juga bergerak tajam, bersamaan dengan juga demand dari M6 EV juga cukup meningkat,” kata dia.
Sebagai informasi, BYD M6 DM (Plug-in Hybrid) mengombinasikan mesin bensin 1.5L, motor listrik, dan baterai Blade Battery berkapasitas 7,4 kWh hingga 18,3 kWh (tergantung tipe).
Mobil MPV 7-penumpang ini menghasilkan tenaga gabungan hingga sekitar 160–207 Tk dengan jarak tempuh total mencapai 1.300 kilometer.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
