Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perkumpulan Pengusaha Air Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) terus mendorong munculnya berbagai inisiatif inovatif yang dapat menjawab tantangan lingkungan sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.
Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya perhatian terhadap dampak perubahan iklim dan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung jawab. AMDATARA menilai, solusi yang berkembang di tingkat lokal memiliki potensi besar untuk memberikan dampak nyata apabila mendapat dukungan dan ruang untuk berkembang.
Menurut Ketua Umum AMDATARA, Karyanto Wibowo, berbagai inovasi berbasis masyarakat maupun sektor usaha perlu mendapat apresiasi dan diperkenalkan secara lebih luas. Upaya tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran publik serta memperkuat kolaborasi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Indonesia punya banyak pelopor lingkungan yang bekerja tanpa pamrih di berbagai daerah. Mereka tidak hanya menyelesaikan permasalahan lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran, menciptakan nilai ekonomi, dan memperkuat ketahanan masyarakat,” kata Karyanto dalam keterangannya, Minggu (2/8/2026).
Baca Juga: AMDATARA Proyeksikan Industri AMDK Mampu Tumbuh 6% hingga Akhir 2026
Atas dasar itu, AMDATARA menggelar Anugerah Hijau AMDATARA 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada individu, komunitas, akademisi, dan institusi yang berkontribusi dalam pelestarian lingkungan serta pemberdayaan masyarakat.
Tiga penerima penghargaan tahun ini adalah Bank Sampah BERSERI Wonogiri untuk kategori Penggerak Bank Sampah Berbasis Masyarakat, Yayasan Inspirasi Keluarga KeSEMaT (IKAMAT) Semarang untuk kategori Inovasi Pelestari Ekosistem Mangrove, serta KSP “Principium” Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta untuk kategori Inovasi Generasi Muda Pemberdayaan Masyarakat.
Karyanto menyebut, penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga upaya mengangkat praktik baik yang dapat menginspirasi lebih banyak pihak. Ia berharap inisiatif hijau dari masyarakat, akademisi, dan organisasi lokal dapat terus berkembang melalui kolaborasi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Baca Juga: Amdatara Soroti Tantangan Pelaku Industri AMDK pada Semester II-2026
Bank Sampah BERSERI Wonogiri meraih penghargaan dianugerahi penghargaan atas kontribusinya dalam mendorong pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, meningkatkan kesadaran warga, sekaligus menciptakan nilai ekonomi dari sampah.
Adapun IKAMAT menerima penghargaan berkat upayanya dalam konservasi dan rehabilitasi mangrove melalui kolaborasi masyarakat, akademisi, serta pemangku kepentingan di kawasan pesisir. Sementara itu, KSP “Principium” menerima apresiasi atas perannya dalam mengembangkan kapasitas generasi muda melalui pendidikan hukum, advokasi sosial, dan program pemberdayaan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
