kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   20.000   0,73%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Cermati pergerakan harga minyak, Elnusa (ELSA) pacu diversifikasi di jasa distribusi


Senin, 16 Maret 2020 / 15:57 WIB
ILUSTRASI. Gedung Elnusa, Jakarta. PT Elnusa Tbk. tengah serius mencermati pergerakan harga minyak dunia. KONTAN/Muradi/2015/05/06


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Tendi Mahadi

Ia bilang, kontribusi jasa distribusi dan logistik mencapai 49% terhadap total pendapatan konsolidasi ELSA pada tahun lalu. Di tengah kondisi seperti sekarang, Wahyu menyebut pihaknya akan meningkatkan kontribusi dari lini ini, hal itu diperlukan untuk menyokong tercapai target pendapatan konsolidasi ELSA yang pada tahun ini dipatok sebesar Rp 9,1 triliun.

"Kontribusi jasa distribusi & logistik targetnya lebih meningkat. Utamanya karena jasa hulu migas dalam kondisi tertekan saat ini. Sehingga target pendapatan secara total dapat tercapai," ujarnya.

Baca Juga: Dewata Freight International (DEAL) fokus diversifikasi untuk menopang kinerja

Asal tahu saja, harga minyak dunia mengalami pelemahan dalam seminggu terakhir, hingga menyentuh level US$ 30-an per barel. Dalam catatan Kontan.co.id, tren penurunan minyak mentah terus berlanjut di awal pekan ini, Senin (16/3).

Melansir Bloomberg, pukul 16.41 WIB, minyak Brent menyentuh rekor penurunan terdalam ke level US$ 31,58 per barel atau 6,71% untuk pengiriman Mei 2020.

Sedangkan minyak West Texas Intermediate (WTI) pengiriman April 2020 ke level US$ 30,23 per barel atau jatuh 4,73%.

Baca Juga: Kementerian ESDM bidik peningkatan investasi untuk eksplorasi sektor tambang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×