kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45958,95   2,34   0.24%
  • EMAS1.028.000 1,08%
  • RD.SAHAM -0.04%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Cikarang Listrindo (POWR) Menambah PLTS Atap 10,9 MWp di Lokasi Pelanggan Tahun 2021


Jumat, 15 April 2022 / 12:40 WIB
Cikarang Listrindo (POWR) Menambah PLTS Atap 10,9 MWp di Lokasi Pelanggan Tahun 2021
ILUSTRASI. Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) di kawasan industri Cikarang, Kabupaten Bekasi.


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) mengejar pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK). Seturut ambisi ini, POWR telah menambah pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap pada lokasi atap pelanggan sebesar 10,9 MWp.

Angka tersebut lebih besar dari target yang dicanangkan POWR, yakni sebesar  10 MWp per tahun. Sebesar 2,8 MWp sudah berjalan aktif, dan sebesar 8,1 MWp sedang dalam proses instalasi. 

“Dengan target penambahan 10 MWp per tahun, kami menargetkan kapasitas PLTS Atap mencapai 21,3 MWp pada tahun 2022,” terang Manajemen POWR dalam keterangan tertulis, Kamis (14/4).

Baca Juga: Penjualan dan Laba Cikarang Listrindo (POWR) Tumbuh Double Digit di 2021

Penambahan PLTS Atap bukan satu-satunya strategi POWR dalam mengejar pengurangan emisi. Manajemen melaporkan, POWR juga melakukan inisiatif lain melalui co-firing biomassa.

Di tahun 2021, POWR melaporkan telah berhasil melakukan commissioning biomass handling system. Tahapan ini memungkinkan Cikarang Listrindo untuk dapat meningkatkan co-firing bahan bakar biomassa hingga 20% kapasitas boiler.

Selain itu, POWR juga terus mencermati perkembangan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV), termasuk Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKL). 

Baca Juga: Animo Penggunaan PLTS Atap Kian Tinggi di Kalangan Masyarakat

“Pada tahun 2021, kami telah mengembangkan pilot project SPKL secara internal dengan tujuan menjelajahi potensi dan peluang pengembangan bisnis ini pada tahun 2022,” kata manajemen.

Target POWR, POWR bisa mencatatkan pengurangan emisi GRK sebanyak 20% pada tahun 2030 kelak, selaras dengan komitmen kontribusi nasional Pemerintah Indonesia dalam pengurangan emisi di sektor energi, yaitu target Nationally Determined Contribution (NDC) sebesar 19%. Menurut hitungan POWR, Pengurangan emisi sebesar 20% dapat ditranslasikan setara dengan 700.000 ton GRK atau sama dengan penanaman 7 juta pohon.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×