kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.032   32,00   0,19%
  • IDX 7.095   -89,91   -1,25%
  • KOMPAS100 981   -12,12   -1,22%
  • LQ45 720   -7,16   -0,99%
  • ISSI 254   -3,24   -1,26%
  • IDX30 390   -3,04   -0,77%
  • IDXHIDIV20 485   -2,52   -0,52%
  • IDX80 111   -1,22   -1,09%
  • IDXV30 134   -0,39   -0,29%
  • IDXQ30 127   -0,90   -0,70%

Citilink perkuat rute di Indonesia Tengah & Timur


Jumat, 09 Oktober 2015 / 11:25 WIB


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Maskapai Citilink Indonesia berupaya mengoptimalkan rute ke Indonesia bagian Tengah dan Timur. Anak usaha Garuda Indonesia ini memperbanyak rute Jakarta ke Bali melalui Bandara Halim Perdanakusuma.

Rencananya, Citilink akan mengoperasikan rute tersebut dua kali sehari dengan pesawat Airbus 320. "Penerbangan langsung Halim Perdanakusuma–Denpasar akan dibuka pada 10 Oktober 2015," kata Albert Burhan, Presiden Direktur PT Citilink Indonesia, Kamis (8/10).

Langkah ekspansi Citilink Indonesia ini tidak terlepas dari potensi pasar Pulau Dewata. Tren kunjungan wisatawan domestik ke Bali di saat ekonomi yang tengah loyo saat ini malah menunjukkan tren naik.

Menurut data Biro Pusat Statistik (BPS), pada Agustus 2015 kemarin, jumlah pesawat yang berangkat dari Bandara Ngurah Rai Denpasar Bali naik 5,97% dari bulan sebelumnya yang tercatat 3.113 kali penerbangan menjadi 3.299 kali penerbangan.

Rute baru ini menggenapi 11 penerbangan Citilink menuju Bali. Perinciannya, selain dua penerbangan tambahan di Halim Perdanakusuma adalah, dari Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng sebanyak empat kali penerbangan pulang pergi (PP). 

Ada pula penerbangan bandara Husein Sastranegara (Bandung) sebanyak dua kali penerbangan PP,  dan dari Bandara Juanda (Surabaya) ada empat kali penerbangan PP. Sementara dari Bandara Sultan Sepinggan (Balikapapan) satu kali PP.

Ekspansi Citilink tidak  berhenti ke Pulau Dewata saja. Dalam waktu dekat, mereka akan membuka rute ke Manado dan Palu.

Sayangnya Albert belum memerinci dua rute tersebut dan kepastian pembukaan rute tersebut. Ia cuma bilang, selain membuka rute baru Citilink juga menambah frekuensi terbang dari Makasar dan Lombok.

Meskipun gencar menambah rute terbang, Albert masih enggan meberikan perincian berapa besar target pendapatan Citilink ini sampai akhir 2015.

Di semester satu tahun ini, Citilink mengklaim pertumbuhan pendapatan sekitar 28,1% dari Rp 2,3 triliun pada semester I-2014 menjadi Rp 2,98 triliun di periode yang sama 2015.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×