kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

CPO babak belur dihajar krisis Eropa


Selasa, 24 Juli 2012 / 14:08 WIB
ILUSTRASI. Warga dengan mengenakan masker menjalani isolasi mandiri di kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.


Reporter: Asnil Bambani Amri, Bloomberg | Editor: Asnil Amri

KUALA LUMPUR. Harga kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) turun ke level terendah dalam lima pekan, akibat kekhawatiran krisis utang Eropa memperburuk.

Kontrak CPO untuk pengiriman Oktober di Malaysia Derivatives Exchange, turun 2,2% menjadi RM 2.924 ringgit (US$ 921) per metrik ton. Ini merupakan harga terendah sejak 19 Juni. Sementara, pada siang hari, harga CPO futures berada di harga RM 2.951 .

Penurunan harga CPO terjadi karena adanya skeptisisme Spanyol bisa akan mencapai target bailout. Faktor lainnya adalah, adanya keputusan Moody, menurunkan peringkat Jerman, Belanda dan Luxembourg.

"Penurunan peringkat itu dapat memperkuat kekhawatiran pasar," kata James Ratnam, analis TA Securities Holdings Bhd. Ia menjelaskan, penurunan peringkat itu membuat cemas sektor keuangan.

Sementara itu, impor minyak sawit oleh China, pengimpor CPO terbesar setelah India pada bulan Juni lalu turun 23,6% menjadi 392.558 ton. "Impor CPO diperkirakan tetap lesu karena di China permintaan lebih rendah," kata Wayne Gordon, seorang analis di UBS AG, dalam laporan yang dirilis kemarin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×