kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Dan Konflik Pun Meluas


Kamis, 18 September 2008 / 21:44 WIB
Dan Konflik Pun Meluas
ILUSTRASI. TAJUK - Titis Nurdiana


Reporter: Yudo Widiyanto | Editor: Test Test

Terkuaknya dugaan suap anggota KPPU Muhammad Iqbal dan petinggi Grup Lippo Billy Sindoro tak serta merta mendinginkan kemelut antara Astro All Asia Multimedia Network (Astro) dengan Grup Lippo. Justru yang terjadi semakin panas.

Kali ini, PT Adi Karya Visi (AKV) mulai turut bicara. Perusahaan pemasok siaran ke stasiun Astro TV ini membantah pernyataan tuduhan Grup Lippo sebelumnya yang menyatakan Adi Karya Visi sebagai tempat pencucian uang Astro. "Ini tuduhan konyol," kata Juru Bicara Adi Karya Visi Riza Primadi, kemarin (18/9).

Pasalnya, Riza beralasan praktek pencucian uang akan kembali lagi ke pelaku tindak pidana itu. "Lha ini tidak, uangnya habis untuk operasional," tandas Riza.

Menurut Riza, uang sebesar US$ 16,2 juta yang diberikan Astro adalah uang muka untuk mengisi konten acara di Astro TV. Dia menyatakan uang tersebut sudah habis untuk membayar gaji karyawan, tagihan operasional dan ongkos membayar 70 vendor. "Transaksi seperti ini sudah berkali-kali dilakukan dan kenapa baru sekarang diributkan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×