kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.345.000 0,75%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Demi UMKM Lokal, Mendag Sambut Positif Kembalinya Tiktok Lewat Tokopedia


Senin, 11 Desember 2023 / 20:45 WIB
Demi UMKM Lokal, Mendag Sambut Positif Kembalinya Tiktok Lewat Tokopedia
ILUSTRASI. Seorang?warga menonton penjualan produk melalui Tiktok Shop di Jakarta, Rabu (4/10/2023). Mulai pukul 17:00 WIB hari Rabu ini (4/10/2023), TikTok Shop tutup layanannya di Indonesia. Namun, sebenarnya layanan tersebut masih bisa tetap berjualan asalkan memenuhi beberapa syarat yang tercantum dalam Permendag 31 Tahun 2023. Salah satunya adalah tidak memfasilitasi transaksi di dalam aplikasi. Di dalam aturan itu, platform yang disebut sebagai social-commerce dilarang untuk melakukan transaksi. (KONTAN/Fransiskus Simbolon)


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menyambut positif kembalinya Tiktok Shop ke Indonesia melalui Tokopedia dengan nilai investasi senilai US$ 1,5 miliar atau sekitar Rp23,4 triliun.

Ia berharap kembalinya Tiktok Shop dapat turut mengembangkan pelaku usaha terutama UMKM di Indonesia.

Seperti diketahui, sejak Oktober 2023 lalu, pemerintah menutup Tiktok Shop, dimana platform tersebut menjadi salah satu media bagi pelaku UMKM Indonesia berjualan. Dan rencananya, pada Selasa 12 Desember 2023, UMKM sudah dapat kembali berjualan menggunakan platform tersebut.

Baca Juga: Tokopedia Dapat Investasi US$ 1,5 Miliar dari TikTok, Prospek GOTO Kian Cerah

"Ya mudah-mudahan teman-teman UMKM ini besok jualan lagi, itu intinya," kata pria yang biasa di sapa Zulhas dalam keterangannya, Senin (11/12).

Zulhas menceritakan bahwa dia menerima keluhan dari beberapa pelaku UMKM dan influencer yang dulu berjualan di Tik Tok Shop tapi belum beruntung saat berpindah platform.

Dia berharap dengan kolaborasi ini, para pelaku UMKM tersebut bisa segera berjualan dalam waktu satu-dua hari ke depan.

Selain itu, Zulhas mengungkapkan pemerintah terus mencari jalan keluar agar pelaku UMKM di Indonesia dapat mengembangkan bisnisnya baik melalui platform digital di dalam negeri maupun pasar internasional, sehingga produk Indonesia go global.

Namun terkait mekanisme dan regulasi lanjutan, Zulhas belum bisa menjelaskan lebih lanjut.

Hari ini , PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (Grup GoTo) dan TikTok mengumumkan kemitraan strategis.

Di mana Tiktok menjadi pemegang saham pengendali baru PT Tokopedia. TikTok membeli 75,01% saham Tokopedia, sedangkan GOTO Grup tetap mempertahankan kepemilikan 24,99% saham.

Baca Juga: TikTok Shop Kembali dengan Menggandeng Tokopedia, Ini Kata Pengamat

Sebagai bagian dari kemitraan strategis tersebut, bisnis Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia akan dikombinasikan di bawah PT Tokopedia, di mana TikTok akan memiliki pengendalian atas PT Tokopedia. Fitur layanan belanja dalam aplikasi TikTok di Indonesia akan dioperasikan dan dikelola oleh PT Tokopedia.

Melalui kesepakatan ini, TikTok dan GoTo dapat memperluas manfaat bagi pengguna serta pelaku UMKM Indonesia. Pertumbuhan bisnis Tokopedia setelah dikombinasikan dengan TikTok Shop Indonesia ini akan membawa keuntungan bagi GoTo, yang akan tetap menjadi mitra ekosistem bagi Tokopedia.

Kemitraan strategis ini akan diawali dengan periode uji coba yang dilaksanakan dengan konsultasi dan pengawasan dari kementerian serta lembaga terkait.

Program yang akan diluncurkan di masa uji coba ini adalah kampanye Beli Lokal dimulai pada 12 Desember 2023 bertepatan dengan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) - inisiatif pemerintah Indonesia yang ditujukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital melalui pemberdayaan UMKM lokal.

Hadir di aplikasi Tokopedia dan TikTok, kampanye Beli Lokal akan mempromosikan berbagai jenis merchant, dengan fokus utama pada produk asal Indonesia.

Baca Juga: TikTok Jadi Pengendali Tokopedia, Begini Respons idEA

Program Beli Lokal di aplikasi TikTok, akan memungkinkan para pengguna TikTok berbelanja dan berinteraksi dengan produk lokal favorit mereka.

Sementara TikTok juga telah mengumumkan kepada pelaku usaha yang sebelumnya berjualan melalui Tiktop shop sudah bisa mengakses dan mengelola produk di Seller Center mulai Senin hari ini (11/12/2023) dan bisa mulai menggunakannya Selasa besok (12/12/2023).

"Mulai Senin, 11 Desember 2023 pukul 9:00 Wib, Seller dapat mengakses dan mengelola produk di Seller Center. Pelanggan juga bisa mulai membeli produk melalui Shop Tab, Video Pendek, dan sesi Live di aplikasi Tiktok pada Selasa, 12 Desember 2023," tulis TikTok dalam pengumumannya kepada para penjual melalui email. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP) Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet

[X]
×