kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Dewan Karet : Pemerintah harus hentikan dominasi China di industri karet domestik


Senin, 02 April 2018 / 21:04 WIB
ILUSTRASI. Petani menyadap getah karet


Reporter: | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Umum Dewan Karet Indonesia (Dekarindo), Azis Pane menyatakan industri crumb rubber di Indonesia sebagian telah dikuasai oleh China sebagai pembeli terbesar karet dunia.

Karenanya, "Pemerintah harus menghentikan dominasi China dalam pabrik crumb rubber Indonesia," ujar Azis kepada Kontan.co.id, Senin (2/4).

Azis bilang China saat ini telah menguasai 30% pabrik crumb rubber di Indonesia. Oleh karena itu Azis meminta agar pemerintah memperkuat sektor hilir karet Indonesia.

Sektor hilir yang dimaksud Azis bukanlah pabrik crumb rubber. Azis bilang Indonesia perlu mengembangkan industri barang jadi dari karet seperti industri ban dan aspal karet.

"Pemerintah harus memperkuat industri dalam negeri, buka pabrik hilir tapi bukan membuka pabrik crumb rubber," terang Azis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×