kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Dewan Karet : Pemerintah harus hentikan dominasi China di industri karet domestik


Senin, 02 April 2018 / 21:04 WIB
Dewan Karet : Pemerintah harus hentikan dominasi China di industri karet domestik
ILUSTRASI. Petani menyadap getah karet


Reporter: Abdul Basith | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Umum Dewan Karet Indonesia (Dekarindo), Azis Pane menyatakan industri crumb rubber di Indonesia sebagian telah dikuasai oleh China sebagai pembeli terbesar karet dunia.

Karenanya, "Pemerintah harus menghentikan dominasi China dalam pabrik crumb rubber Indonesia," ujar Azis kepada Kontan.co.id, Senin (2/4).

Azis bilang China saat ini telah menguasai 30% pabrik crumb rubber di Indonesia. Oleh karena itu Azis meminta agar pemerintah memperkuat sektor hilir karet Indonesia.

Sektor hilir yang dimaksud Azis bukanlah pabrik crumb rubber. Azis bilang Indonesia perlu mengembangkan industri barang jadi dari karet seperti industri ban dan aspal karet.

"Pemerintah harus memperkuat industri dalam negeri, buka pabrik hilir tapi bukan membuka pabrik crumb rubber," terang Azis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×