kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Dewan Karet : Pemerintah harus hentikan dominasi China di industri karet domestik


Senin, 02 April 2018 / 21:04 WIB
ILUSTRASI. Petani menyadap getah karet


Reporter: Abdul Basith | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Umum Dewan Karet Indonesia (Dekarindo), Azis Pane menyatakan industri crumb rubber di Indonesia sebagian telah dikuasai oleh China sebagai pembeli terbesar karet dunia.

Karenanya, "Pemerintah harus menghentikan dominasi China dalam pabrik crumb rubber Indonesia," ujar Azis kepada Kontan.co.id, Senin (2/4).

Azis bilang China saat ini telah menguasai 30% pabrik crumb rubber di Indonesia. Oleh karena itu Azis meminta agar pemerintah memperkuat sektor hilir karet Indonesia.

Sektor hilir yang dimaksud Azis bukanlah pabrik crumb rubber. Azis bilang Indonesia perlu mengembangkan industri barang jadi dari karet seperti industri ban dan aspal karet.

"Pemerintah harus memperkuat industri dalam negeri, buka pabrik hilir tapi bukan membuka pabrik crumb rubber," terang Azis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×