kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.955   -57,00   -0,32%
  • IDX 6.188   79,41   1,30%
  • KOMPAS100 816   14,60   1,82%
  • LQ45 623   14,88   2,45%
  • ISSI 212   0,64   0,30%
  • IDX30 353   9,06   2,64%
  • IDXHIDIV20 440   11,47   2,68%
  • IDX80 93   1,76   1,92%
  • IDXV30 118   0,96   0,82%
  • IDXQ30 114   3,25   2,94%

Dihadang pandemi, industri mamin dan logam dasar masih bertaji


Kamis, 23 Juli 2020 / 13:49 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas produksi di industri logam


Reporter: Agung Hidayat, Amalia Nur Fitri | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri makanan dan minuman (mamin) serta industri logam dasar masih memberikan kontribusi paling besar terhadap capaian nilai ekspor pada sektor manufaktur. Kedua industri tersebut masing-masing menyumbang sebesar US$ 13,73 miliar dan US$ 10,87 miliar sepanjang semester I-2020.

Kedua sektor unggulan ini mampu menunjukkan geliatnya menembus pasar internasional di tengah pandemi Covid-19. Hal tersebut membuat ekspor Indonesia pun masih positif. 

"Industri mamin merupakan salah satu sektor yang memiliki demand tinggi ketika pandemi Covid-19. Sebab, masyarakat perlu mengonsumsi asupan yang bergizi untuk meningkatkan imunitas tubuhnya dalam upaya menjaga kesehatan," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam rilis yang diterima Kontan.co.id, Kamis (23/7)..

Baca Juga: Kemenperin: Ekspor manufaktur Indonesia di semester I-2020 capai US$ 60,76 miliar

Menperin mengungkapkan, industri mamin juga sebagai sektor usaha yang mendominasi di tanah air, terutama industri kecil menengah (IKM). Hal ini yang menjadi tumpuan bagi berputarnya roda ekonomi nasional. 

Selain itu, hal tersebut juga sesuai aspirasi pada peta jalan Making Indonesia 4.0. Kemenperin pun menargetkan, industri mamin akan mampu merajai di wilayah Asia Tenggara.

Agus menyebutkan, sudah banyak produk mamin produksi Indonesia digemari konsumen mancanegara. Misalnya, mi instan Indonesia yang sangat diminati oleh negara-negara di Afrika. Kementerian Perindustrian juga terus mendorong perluasan pasar dan diversifikasi produk mamin yang berorientasi ekspor.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×