kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.973.000   129.000   4,54%
  • USD/IDR 16.809   11,00   0,07%
  • IDX 8.147   24,12   0,30%
  • KOMPAS100 1.146   9,03   0,79%
  • LQ45 833   9,07   1,10%
  • ISSI 287   -1,72   -0,60%
  • IDX30 433   3,38   0,79%
  • IDXHIDIV20 520   5,37   1,04%
  • IDX80 128   1,27   1,00%
  • IDXV30 142   0,85   0,61%
  • IDXQ30 140   0,75   0,54%

Dorong EBT, Begini Strategi Pertamina


Kamis, 26 Mei 2022 / 17:34 WIB
Dorong EBT, Begini Strategi Pertamina
ILUSTRASI. Gedung kantor pusat Pertamina di Jakarta Pusat.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina memastikan siap mendorong Energi Baru Terbarukan (EBT) melalui pelaksanaan sejumlah proyek.

Corporate Secretary Pertamina NRE Dicky Septriadi mengungkapkan, sejumlah proyek yang tengah berlangsung terdiri dari proyek internal berupa instalasi PLTS dan proyek-proyek lainnya seperti pengembangan hidrogen hingga panas bumi.

"Program PLTS internal Pertamina seperti di WK Rokan 25MW, SPBU di Provinsi Bali dan wilayah lainnya," ungkap Dicky kepada Kontan, Rabu (25/5).

Dicky melanjutkan, groundbreaking proyek PLTS di Blok Rokan sudah dilakukan. Selain itu, instalasi PLTS pada SPBU milik Pertamina juga tengah berjalan.

Baca Juga: Bahlil Sebut Pemerintah Segera Keluarkan Peraturan Larangan Ekspor Listrik EBT

Dalam catatan Kontan, Pertamina menargetkan instalasi PLTS untuk kebutuhan internal Pertamina dapat mencapai 500 MW pada 2030 mendatang.

Sementara itu, untuk sektor panas bumi, jika pada 2020 PLTP yang  dikelola oleh PT  Pertamina Geothermal, anak usaha Pertamina PNRE sebanyak 672 megawatt (MW) pada 2026 diproyeksikan bertambah jadi 1.128 MW.

Dicky menambahkan, masih ada tantangan dalam pengembangan panas bumi khususnya menyangkut kepastian regulasi. "Mengingat EBT ini merupakan barang baru, maka diperlukan penyesuaian-penyesuaian yang komprehensif, baik dari sisi regulasi maupun insentif terhadap bisnis itu sendiri," jelas Dicky.

Dicky mengungkapkan, untuk kebutuhan investasi pada proyek-proyek EBT yang tengah berlangsung masih terus mengalami pergerakan. Kendati demikian, kebutuhan investasi diperkirakan di kisaran US$ 10 miliar hingga US$ 12 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×