Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten manufaktur komponen otomotif PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) memperkuat pertumbuhan di sektor kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang digelar selama 5-15 Februari 2026.
Di gelaran otomotif tahunan ini, DRMA berupaya menangkap peluang pertumbuhan dari akselerasi elektrifikasi kendaraan dan transisi menuju energi berkelanjutan.
Dalam pameran tersebut, DRMA menampilkan penguatan ekosistem kendaraan listrik terintegrasi melalui pengembangan Dharma Connect (DC). Unit bisnis ini dirancang sebagai ekosistem yang skalabel untuk mendukung pengembangan solusi kendaraan listrik dari hulu hingga hilir.
Baca Juga: Cermati Strategi Dharma Polimetal (DRMA) yang Incar Pendapatan Rp 6,5 Triliun di 2026
Dharma Connect disebut terdiri dari lima segmen utama, yaitu DC Battery yang meliputi battery pack, battery energy storage system, dan auxiliary battery. Selanjutnya, DC Power yang mencakup stasiun pengisian daya lambat dan cepat, DC Motor berupa BLDC hub dan mid-drive motor, DC Solar, serta DC Cross yang berfokus pada konversi kendaraan listrik roda dua dan roda empat.
Melalui struktur ini, DRMA memperluas cakupan bisnis sekaligus meningkatkan nilai tambah di sepanjang rantai pasok kendaraan listrik.
Direktur PT Dharma Polimetal Tbk, Darmawan Widjaja mengatakan, pengembangan Dharma Connect merupakan langkah strategis perseroan dalam mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik dan pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia.
Baca Juga: Dharma Polimetal (DRMA) Geber Kinerja Melalui Akuisisi dan Ekspansi
“Melalui Dharma Connect, DRMA menghadirkan berbagai inovasi teknologi yang mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional. Strategi ini menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan berkelanjutan Perseroan, seiring meningkatnya kebutuhan pasar terhadap solusi mobilitas hijau yang terintegrasi,” ujar Darmawan di IIMS 2026, Kamis (5/2/2026).
Ia menambahkan, dengan memperkuat posisi di ekosistem EV nasional, DRMA optimistis dapat membuka sumber pertumbuhan baru serta meningkatkan daya saing jangka panjang di tengah dinamika industri otomotif global.
Baca Juga: DRMA Dorong Stimulus Pemerintah, Genjot Diversifikasi Bisnis EV Saat Pasar Mobil Lesu
Selanjutnya: Cara Main eFootball di Android/iOS Menggunakan Kontroler dan Deskripsi Tombol
Menarik Dibaca: Kebutuhan Pensiun: Siapkan Rp1,1 Miliar, Tapi Ada Cara Lebih Mudah
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













