kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Dua perusahaan Jerman minati investasi smelter


Senin, 20 Maret 2017 / 11:20 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Dua perusahaan asal Jerman menyatakan minatnya untuk berinvestasi di Indonesia. Hal itu hasil dari kunjungan kerja Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Trikasih Lembong ke beberapa negara di Eropa.

Kunjungan kerja tersebut dilakukan ke Jerman, Perancis, Swedia, Inggris dan Denmark sejak 15 Maret lalu hingga 22 Maret 2017 nanti.

Lembong mengatakan, dua perusahaan tersebut berminat menanamkan modalnya di proyek investasi smelter nikel melalui kerja sama dengan BUMN pertambangan di Indonesia. Nilai investasi direncanakan sebesar US$ 800 juta atau sekitar Rp 10,4 triliun.

"Kesempatan kunjungan kerja tersebut dimanfaatkan untuk bertemu dengan perusahaan-perusahaan Jerman yang berminat menanamkan modalnya di Indonesia. Di antaranya adalah perusahaan Jerman dengan rencana investasi US$ 800 juta. Sementara satu perusahaan lainnya di bidang usaha sektor gas belum menyebutkan berapa nilai investasinya," kata Lembong dalam keterangan resmi yang diterima KONTAN, Senin (20/3).

Pihaknya mencatat, aliran penanaman modal dari Eropa yang dalam lima terakhir mencapai US$ 13,3 miliar atau sekitar Rp 172,9 triliun. Adapun lima besar investasi dari Eropa yang masuk ke Indonesia adalah dari Belanda, Inggris, Perancis, Luxembourg dan Jerman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×