kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Duh, hacker mengklaim memiliki 200 juta data warga Indonesia dan siap membocorkan


Jumat, 22 Mei 2020 / 01:02 WIB
Duh, hacker mengklaim memiliki 200 juta data warga Indonesia dan siap membocorkan
ILUSTRASI. Tangkapan layar under the breach


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

Tidak diketahui pasti di mana hacker mem-posting soal bocornya data pribadi tersebut. Namun, diduga seperti sebelum-sebelumnya, postingan itu  di dark web Raid Forums. Ini adalah forum komunitas hacker yang saling berbagi dan menjual informasi-informasi terkait dengan database bocoran data.

Sebelumnya Under The Breach juga mengungkap soal peretas yang membocorkan data pengguna Tokopedia  Sang peretas menawarkan rincian data terhadap 91 juta pengguna Tokopedia. Data pengguna dan merchant Tokopedia tersebut ditawarkan untuk dijual US$ 5.000 di situs gelap. Sebelumnya, si peretas hanya memiliki 15 juta data pengguna Tokopedia.

Maraknya kebocoran data ini seharusnya memicu pemerintah dan DPR segera membahas Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi. Rada terlambat memang, jika data masyarakat sudah terlanjut bocor. Tapi daripada tidak ada upaya sama sekali, lebih baik payung hukum itu segera terwujud. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×