kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Eka Satria Resmi Jadi Ketum Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI)


Kamis, 24 Juli 2025 / 15:20 WIB
Eka Satria Resmi Jadi Ketum Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI)
ILUSTRASI. Pembangkit listrik tenaga panas bumi PLTP Sarulla Geothermal Power Plant with a capacity of 110 MW located in Tapanuli, North Sumatera - PT Medco Power Indonesia


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI) yang digelar di Jakarta pada 23 Juli 2025 resmi menetapkan Eka Satria sebagai Ketua Umum dan Bobby Gafur Umar sebagai Ketua Badan Pengawas APLSI periode kepengurusan 2025–2029.

Eka Satria terpilih melalui mekanisme voting menggantikan Arthur Simatupang, yang telah menjabat selama dua periode kepemimpinan sebelumnya. Eka Satria adalah Direktur Utama PT Medco Power Indonesia yang tergabung dalam grup MedcoEnergi.

Baca Juga: Medco Power Mulai Operasi Komersial Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi di Ijen

Dalam paparannya, Eka menyampaikan APLSI berkomitmen untuk meningkatkan peran swasta sebagai mitra strategis pemerintah untuk mendukung penuh program ketenagalistrikan nasional dengan mendorong kemandirian energi untuk memastikan listrik yang andal dan terjangkau, sejalan dengan Rencana Usaha Ketenagalistrikan Nasional serta Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik 2025-2034 (RUPTL) PT PLN.

"Saya optimistis di bawah kepemimpinan baru, APLSI akan terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi transformasi energi di Indonesia," kata Eka dalam keterangan resmi, Kamis (24/7).

Di bawah pimpinannya, APLSI juga siap dalam berperan aktif untuk mengawal RUU Ketenagalistrikan dan memastikan target Presiden Prabowo dalam mewujudkan swasembada energi berkeadilan di Indonesia.

Baca Juga: GAC Indonesia Serah Terima 1051 Unit AION V ke Konsumen

Selama hampir lebih dari 2 dekade, APLSI memberikan kontribusi dalam penyediaan ketenagalistrikan nasional sebesar 15,5 GW atau setara dengan 20% dari seluruh kapasitas terpasang di Indonesia.

Ke depannya, APLSI akan membantu untuk mencapai kapasitas terpasang sebesar 69,5 GW dalam RUPTL PT PLN, di mana sektor swasta diharapkan untuk berperan aktif untuk berkontribusi dalam pembangunan 71% dari total kapasitas terpasang.

Untuk terwujudnya ketersediaan listrik yang terjangkau, andal dan berkelanjutan (affordable, reliable and sustainable). Munas APLSI tahun ini mengusung tema “Kolaborasi yang Bersinergi Mendukung Transisi yang Berkelanjutan dalam Pengembangan Ketenagalistrikan Nasional.”

Baca Juga: Ini Tanggapan Zurich soal Aturan Penyesuaian Tarif Asuransi Kendaraan Listrik

Acara dibuka oleh Arthur Simatupang selaku Ketua Umum periode 2022-2025 dan dihadiri oleh 29 anggota aktif APLSI, yang mewakili perusahaan IPP dengan total kapasitas pembangkit mencapai 15,5 GW.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×