kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Ekspansi, Cinema XXI (CNMA ) Targetkan Buka 100 Layar Anyar di Tahun 2024


Kamis, 14 Maret 2024 / 13:58 WIB
Ekspansi, Cinema XXI (CNMA ) Targetkan Buka 100 Layar Anyar di Tahun 2024
ILUSTRASI. Cinema XXI (CNMA) optimitis membuka 100 layar baru di tahun 2024


Reporter: Muhamad Aghasy Putra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Antusiasme masyarakat untuk kembali menonton bioskop sudah mulai pulih pasca pandemi Covid-19. Hal tersebut terbukti hingga kuartal IV-2023, di mana jumlah penonton bioskop yang terus naik.

Sekretaris Perusahaan PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) atawa Cinema XXI Tri Rudy Anito mengatakan, titik balik kebangkitan bisnis bioskop terjadi mulai tahun 2022 silam. Dan puncaknya, terjadi pada kuartal terakhir tahun 2023. Di mana, pada periode Oktober-Desember 2023, jumlah penonton mencetak rekor terbanyak di tahun 2023

“Pertumbuhan jumlah penonton tahun 2023 sebesar 25,7% dari tahun 2022, yaitu dari 67,1 juta penonton pada tahun 2022 menjadi 84,3 juta penonton pada tahun 2023,” ucap Tri kepada Kontan pada Kamis (14/3).

Ia menambahkan, peningkatan jumlah penonton ini juga diiringi dengan peningkatan penjualan makanan dan minuman yang tumbuh 29,3% pada tahun 2023 menjadi Rp 2,0 triliun dari Rp 1,6 triliun pada tahun 2022.  

Baca Juga: Cinema XXI Raih Pendapatan Hingga Rp 5,2 Triliun Sepanjang 2023

Cinema XXI berkomitmen untuk mengembangkan bisnis dan melayani masyarakat seluas-luasnya dengan membuka layar baru di daerah dan area yang potensial.

“Untuk tahun 2024 ini, Cinema XXI akan membuka sekitar 100 layar baru yang tersebar di berbagai kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Penambahan jumlah layar tersebut pada gilirannya akan meningkatkan jumlah penonton dan pendapatan Perseroan,” tuturnya.

Target menambah 100 layar baru ini menurut CNMA sudah sesuai dengan minat menonton masyarakat Indonesia. Terlenih, akhir-akhir ini, minat penonton bioskop terhadap film sudah sangat beragam dan hampir seimbang.

“Film Hollywood, Asia (Jepang, Korea) dan film produksi dalam negeri sama-sama mendapatkan animo yang cukup besar dari masyarakat,” pungkas Tri. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP) Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet

[X]
×