kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ekspor bibit bandeng capai 1,5 miliar ekor


Minggu, 29 Januari 2012 / 19:11 WIB
Film The Forbidden Kingdom akan tayang di bioskop Trans TV 10 Februari 2021.


Reporter: Handoyo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Tahun 2011 lalu, Indonesia sukses mengekspor 1,5 miliar ekor bibit bandeng atau akrab disebut nenar. Negara tujuan ekspor nenar itu antara lain Philipina, Taiwan, Thailand dan Jepang.

Dirjen Perikanan Budidaya Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) Ketut Sugema mengungkapkan, tren ekspor nenar ikan bandeng itu naik dari tahun ke tahun.

Ia membandingkan, tahun 1994 lalu, realisasi ekspor nenar Indonesia baru sebanyak 400.000 ekor. "Sekarang berapapun kebutuhannya kami siap untuk memenuhinya,"terang Ketut (28/1).

Di Indonesia, daerah penghasil nenar bandeng ini adalah Bali. Bedasarkan data KKP, produksi nenar nasional setiap harinya bisa mencapai 10 juta ekor. Tahun 2011 lalu saja, diperkirakan produksi nenar secara nasional mencapai sekitar 3 miliar ekor.

Sukoismi, pembudidaya bandeng asal Singaraja, Bali mengatakan, jika secara keseluruhan produksi nenar asal Bali bisa mencapai 2 juta-3 juta ekor per hari. "Pembudidaya bandeng di Bali sendiri mencapai 400 orang," kata Sukoismi (28/1).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×