Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Rizki Caturini
JAKARTA. Rekam jejak perjalanan bisnis digital PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek) semakin massif. Perusahaan berkode EMTK di Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut kembali memperbesar bisnis digital melalui anak usaha PT Kreatif Media Karya Tbk atau dikenal KMK Online.
Baru-baru ini, Emtek memupuk saham 30% dalam platform Oto.com. Di bisnis baru tersebut, Emtek akan bekerjasama dengan pelaku bisnis digital asal India, CarBay Pte Ltd. Adapun CarBay Pte Ltd merupakan anak perusahaan Girnar Software Private Ltd yang memiliki pengalaman mengelola portal otomotif di India.
Saat ini, Girnar Software Private Ltd berambisi melakukan ekspansi ke wilayah Asia dan Timur Tengah. Khusus di Indonesia, Girnar Software menggandeng Emtek. Dengan total investasi sekitar US$ 25 juta, kedua perusahaan tersebut akan menggarap konsumen otomotif Indonesia, khususnya di produk kendaraan roda dua dan juga roda empat.
Emtek menilai, CarBay memiliki track record yang cukup baik di negara asalnya. Selain itu, Girnar Software juga memiliki business plan yang jelas. Sehingga bisa menyakinkan Emtek turut serta berkontribusi di dalamnya.
Melihat pasar Indonesia yang besar, dengan kebutuhan barang otomotif yang tinggi, membuat Emtek yakin bisa mempopulerkan platform oto.com di Indonesia. ”Ini bisa memberi keleluasaan untuk menelusuri konten dalam jumlah besar,” ujar Adi Sariaatmadja, Direktur Utama KMK Online di Jakarta, Rabu (29/9).
Ketertarikan Emtek menggarap pasar otomotif dalam platform digital tersebut dilakukan setelah melihat peluang pasar di Indonesia. Sutanto Hartono, Wakil Direktur Utama PT Elang Mahkota Teknologi Tbk, bilang, sektor otomotif memiliki prospek pasar yang besar.
Tak hanya tertarik otomotif, Emtek sejatinya juga berambisi menggarap pasar properti dan informasi seputar karier atau pekerjaan dalam konsep yang sama. ”Tiga bidang tersebut (otomotif, properti, karir) masuk dalam listing KMK Online portofolio,” terang Sutanto.
Sebelumnya, Emtek mendapatkan lisensi pengembangan dan menyebarluaskan platform BlackBerry, yakni BlackBerry Messenger (BBM) di pasar domestik. Basis pengguna BBM cukup besar. Total pengguna BBM diperkirakan mencapai 60 juta di Indonesia. Sedangkan secara global sekitar 200 juta pemakai.
Dalam kesepakatan ini, Emtek telah meneken nota kesepahaman pada 27 Juni 2016 lalu. Dalam kerjasama tersebut, Emtek mendapat hak mengelola platform BlackBerry di Indonesia selama enam tahun ke depan.
Agar bisa mengambil hak BBM di pasar Indonesia, Elang Mahkota harus merogoh dana tak sedikit yakni US$ 207,5 juta atau setara
Rp 2,7 triliun.
Dalam kerjasama tersebut, Emtek mendelegasikan KMK Online untuk memanfaatkan anak usahanya yang berbasis di Singapura, yakni Creative Media Works Pte Ltd untuk bertransaksi dengan BlackBerry.
Andalkan BlackBerry
Emtek bakal serius menggarap pasar BlackBerry di dalam negeri. Maklum, pasar BlackBerry di Indonesia masih terbilang besar. Hal itu nampak dari banyaknya pengguna BlackBerry di negeri ini.
Tak hanya itu, banyaknya konten digital bisnis yang berada di bawah bendera Emtek nantinya membutuhkan sebuah platform dalam menjalankannya. ”Kami juga ingin mengajak developer mengembangkan aplikasi baru di platform ini,” ujar Sutanto
Berdasar data KONTAN, tahun ini Emtek membidik pertumbuhan bisnis 10%-15% . Mengacu laporan keuangan tahun 2015, Emtek membukukan pendapatan tahunan sebesar Rp 6,42 triliun. Artinya, Emtek berharap, membukukan pendapatan sebesar Rp 7,02 - Rp 7,38 triliun hingga akhir tahun ini.
Sampai semester I tahun ini pamit, Emtek berhasil memperoleh pendapatan senilai Rp 3,49 triliun. Angka tersebut naik ketimbang perolehan pendapatan semester yang sama tahun 2015 lalu, senilai Rp 3,17 triliun.
Bikin pembayaran digital
Setelah menambah daftar lini bisnis digital, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek) berencana membuat sistem pembayaran digital. Sistem pembayaran digital akan menjadi solusi transaksi bisnis digital yang ditekuni anak usahanya, KMK Online.
Sutanto Hartono, Wakil Direktur Utama PT Elang Mahkota Teknologi Tbk bilang, sistem pembayaran digital tersebut masih dirumuskan perusahaan. ”Karena nanti pasti akan sangat banyak transaksi yang terjadi,” kata Sutanto menjelaskan.
Dalam peta bisnis KMK Online, Emtek membidik lima bidang utama, yaitu; shopping, news, media, development, dan O2O (online to offline). Di bidang development, Emtek akan bermain dalam pengembangan game. Khusus game, informasi yang dilansir dari Bloomberg, Emtek telah menggandeng perusahaan game asal Korea Selatan bernama Neowiz Games Corporation. Pengembangan game tersebut akan diintegrasikan dalam platform BlackBerry dan bisa di unduh pada kuartal IV - 2016.
Saat ini peta persaingan bisnis digital semakin seru, karena ada pemain lokal maupun asing yang bermain di di arena yang sama. ”Ekspansi kami di dunia digital hanya masalah timing. Walaupun kami belum minat, tetapi jika ada yang menawarkan yang bagus, ya, kami beli,” kata Sutanto, menjawab pertanyaan KONTAN terkait rencana ekspansi yang akan dilakukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News