kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.549.000   34.000   1,35%
  • USD/IDR 16.781   21,00   0,13%
  • IDX 8.934   74,42   0,84%
  • KOMPAS100 1.226   8,17   0,67%
  • LQ45 865   5,28   0,61%
  • ISSI 322   1,78   0,55%
  • IDX30 443   0,30   0,07%
  • IDXHIDIV20 516   -0,09   -0,02%
  • IDX80 136   0,92   0,68%
  • IDXV30 143   1,50   1,06%
  • IDXQ30 142   -0,22   -0,16%

Erajaya (ERAA) Optimalkan Potensi Ritel, Lifestyle, dan F&B 2026


Senin, 05 Januari 2026 / 19:36 WIB
Erajaya (ERAA) Optimalkan Potensi Ritel, Lifestyle, dan F&B 2026
ILUSTRASI. Erajaya Active Lifestyle Resmikan Gerai Shokz Pertama di Indonesia (Dok/Erajaya Active Lifestyle)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) bersiap melanjutkan strategi pengembangan bisnis secara berimbang di seluruh vertikal usaha pada 2026.

Strategi tersebut mencakup Erajaya Digital, Erajaya Active Lifestyle, serta Erajaya Food & Nourishment sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.

Langkah ini dijalankan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta keselarasan dengan kapabilitas inti dan arah strategis perusahaan.

Baca Juga: Tays Bakers (TAYS) Siap Menadah Berkah Hari Raya pada Kuartal I-2026

Head of Legal Counsel & Corporate Affairs Erajaya Group Amelia Allen mengatakan bahwa selain segmen elektronik, perusahaan melihat peluang pertumbuhan yang positif pada bisnis gaya hidup aktif serta makanan dan minuman.

Kedua segmen tersebut saat ini dikelola melalui vertikal Erajaya Active Lifestyle dan Erajaya Food & Nourishment.

“Kedua segmen ini memiliki karakteristik yang saling melengkapi dengan bisnis inti perusahaan, khususnya dalam pengelolaan ritel, pengembangan merek, serta pemahaman terhadap perilaku konsumen,” ujar Amelia kepada Kontan.co.id, Senin (5/1/2026).

Menurut Amelia, fokus pengembangan bisnis tidak diarahkan pada satu segmen tertentu saja, melainkan pada optimalisasi potensi masing-masing vertikal agar dapat tumbuh secara berkelanjutan sejalan dengan dinamika pasar.

Melalui strategi diversifikasi ini, ERAA menargetkan struktur bisnis yang lebih seimbang dan resilien, dengan sumber pendapatan yang semakin terdiversifikasi.

Baca Juga: Perusahaan Tambang Bisa Produksi 25% Sambil Tunggu RKAB 2026

Selain mendorong pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas, langkah tersebut juga bertujuan memperluas jangkauan konsumen serta memperkuat posisi perusahaan di berbagai sektor industri.

 

Dalam jangka panjang, strategi ini diharapkan mampu memperkuat daya saing ERAA sekaligus mendukung keberlanjutan pertumbuhan perusahaan.

Dari sisi kinerja keuangan, ERAA mencatatkan penjualan yang solid sepanjang sembilan bulan pertama 2025, meskipun laba bersih mengalami perlambatan tipis.

Penjualan bersih ERAA tumbuh 7,72% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp 52,36 triliun hingga akhir September 2025, dibandingkan Rp 48,61 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kontributor utama penjualan berasal dari segmen telepon seluler dan tablet yang mencapai Rp 40,87 triliun, meningkat dari Rp 39,42 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Segmen komputer dan peralatan elektronik lainnya juga naik menjadi Rp 2,14 triliun dari Rp 1,94 triliun.

Baca Juga: Volume Lalu Lintas Jalan Tol Waskita Capai 1,68 Juta Kendaraan pada Libur Nataru

Sementara itu, penjualan segmen produk operator tercatat menurun menjadi Rp 1,17 triliun dari sebelumnya Rp 1,24 triliun.

Adapun segmen aksesoris dan lainnya melonjak signifikan menjadi Rp 8,16 triliun, dibandingkan Rp 5,98 triliun pada periode Januari–September 2024.

Namun, kenaikan penjualan tersebut belum sepenuhnya diikuti peningkatan laba. Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk (laba bersih) tercatat turun tipis 0,7% YoY menjadi Rp 785,57 miliar, dari Rp 791,16 miliar pada sembilan bulan pertama 2024.

Selanjutnya: Serangan AS di Venezuela Picu Lonjakan Emas, FTSE 100 Bergerak di 9.969 Poin

Menarik Dibaca: Hujan Amat Deras di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (6/1)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×