kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Fasilitas baru GMF AeroAsia (GMFI) diproyeksikan mampu tingkatkan pendapatan di 2020


Senin, 02 Maret 2020 / 19:24 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) menilai, fasilitas bisnis perawatan engine pesawat yakni single jackscrew engine system yang sudah resmi beroperasi berpotensi mengerek pendapatan perusahaan. Adapun potensi per kunjungan mencapai US$ 5 juta.

Sekretaris Perusahaan GMF AeroAsia Apong Maryati mengatakan, potensi tersebut juga berangkat dari kualitas dan akurasi pekerjaan yang juga menjadi nilai jual terhadap hadirinya fasilitas itu. 

Menurut dia, perputaran mesin yang lebih cepat sebagai dampak positif dari ketepatan turn around time juga memberikan kesempatan memberikan kesempatan untuk pengerjaan jumlah mesin yang lebih banyak dalam waktu yang relatif lebih singkat.

Baca Juga: Garuda Maintenance (GMFI) resmikan Single Jackscrew Gantry System

Apong ,menyebut potensi pendapatan dari hadirnya fasilitas engine gantry system dapat dihitung dari setiap event engine shop visit  yang mana per visit mampu menyumbang pendapatan hingga US$ 5 juta. "Event yang kami handle per tahunnya berkisar pada angka 50 engine shop," tuturnya kepada Kontan.co.id, Senin (2/3).

Bahkan, pihaknya menilai mampu mendatangkan kontribusi yang lebih besar, lantaran berdasarkan data Aviation Week menyebut potensi pasar shop visit di Asia Pasifik mencapai lebih dari 500 mesin per tahun untuk mesin tipe CFM56. 

Karenanya, pihaknya memprediksi jumlah event engine shop visit-nya dapat meningkat menyesuaikan dengan potensi pasar, kapabilitas, profitabilitas, dan risiko.

Adapun untuk membangun fasilitas tersebut, anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk ini menggelontorkan investasi sebesar US$ 500.000.

Sebelumnya, Direktur Utama GMF AeroAsia Tazar Marta Kurniawan bilang, bisnis perawatan engine pesawat merupakan salah satu lini bisnis yang menjadi mesin pendapatan GMF di tahun ini. 

Hal tersebut tak lepas dari fasilitas single jackscrew gantry system ini merupakan kali pertama hadir di Asia dan kedua di dunia.

Tazar bilang, hadirnya engine gantry system ini merupakan salah satu milestone GMF untuk mencapai target pekerjaan 150 mesin dalam setahun.

Baca Juga: GMF AeroAsia (GMFI) resmi ekspansi ke Australia  

Sebelum fasilitas ini hadir, kapasitas perawatan mesin pesawat untuk assembly dan disassembly bisa mencapai 100 mesin dalam setahun, tetapi dengan adanya engine gantry system jumlah mesin yang dapat dikerjakan mampu mencapai 150 per tahun.

"Kami membangun fasilitas ini untuk menjawab kebutuhan pelanggan terhadap layanan engine services yang dapat mengefisienkan dan mengefektifkan waktu serta proses produksi," tutup Apong Maryati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×