Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Peluang ekonomi digital Asia Tenggara kian terbuka lebar. Studi Google, Temasek, dan Bain & Company dalam laporan e-Conomy SEA 2025 memproyeksikan nilai gross merchandise value (GMV) kawasan ini akan melampaui US$300 miliar pada 2025.
Pertumbuhan tersebut turut ditopang oleh belanja iklan digital yang diperkirakan naik 16% secara tahunan. Pendorong utamanya datang dari tren video commerce, konten berbasis kreator, serta format iklan yang semakin mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Di saat yang sama, konektivitas bisnis di koridor Indonesia–Malaysia juga menunjukkan geliat. Malaysia tercatat sebagai salah satu sumber wisatawan terbesar ke Indonesia sepanjang 2024. Sebaliknya, sejumlah merek asal Indonesia, khususnya di sektor makanan-minuman (F&B) dan gaya hidup, mulai agresif memperluas pasar ke Negeri Jiran.
Baca Juga: Ekonomi Digital Tumbuh Pesat, Tantangan Inovasi Masih Membayangi
Momentum ini dimanfaatkan oleh Feel Good Network untuk memperkuat ekspansi regional. Perusahaan tersebut resmi masuk ke pasar Malaysia dengan meluncurkan Tales Asia, agensi kreatif full-service yang berbasis di Kuala Lumpur.
CEO Feel Good Network, Wisnu Satya Putra, mengatakan peluncuran ini didorong oleh kebutuhan brand yang bergerak cepat lintas negara, namun masih minim mitra yang mampu memahami dua pasar sekaligus.
"Pendekatan yang menggabungkan fleksibilitas independen dengan strategi yang matang menjadi kunci agar klien dapat memperoleh ide yang relevan sekaligus eksekusi yang solid," kata Wisnu dalam keterangannya, Senin (13/4/2026).
Sementara itu, Chief Creative Officer Feel Good Network sekaligus Founder Tales Asia, Lila Talitha, menekankan pentingnya pertumbuhan yang berkelanjutan dan bermakna. Menurut dia, Tales Asia hadir untuk menjembatani kebutuhan brand di Indonesia dan Malaysia, dengan memahami perbedaan budaya serta kebiasaan konsumen di masing-masing negara. Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga identitas brand sekaligus membuatnya tetap relevan di pasar baru.
Baca Juga: GMV Ekonomi Digital Indonesia Bisa Mencapai US$ 100 Miliar Tahun Ini
Dengan prospek ekonomi digital yang terus menguat dan arus ekspansi lintas negara yang kian intens, kehadiran pemain kreatif regional dinilai akan semakin krusial dalam membantu brand menavigasi pasar Asia Tenggara yang dinamis.
Sejalan dengan ekspansi bisnis, Feel Good Network turut mengumumkan tiga penunjukan senior, yakni Reza Akbar sebagai Chief Growth Officer (CGO), Erick Sebastian sebagai Chief Content Officer (CCO), serta Ranggaz Laksmana sebagai Group Strategic Advisor.
Sejak berdiri pada 2025, Feel Good Network mencatat pertumbuhan hingga delapan kali lipat dan telah bermitra dengan lebih dari 20 klien lintas industri.
Dengan peluncuran Tales Asia serta penguatan tim kepemimpinan, Feel Good Network menargetkan akselerasi ekspansi di Asia Tenggara, dengan fokus pada penguatan kapabilitas di bidang konten, strategi kreatif, sosial, data, dan commerce.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













