Penulis: Chelsea Anastasia | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pamerindo Indonesia menyelenggarakan pameran ProPak Indonesia 2026 sebagai bagian dari pameran dagang internasional Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, selama 21-24 Juli 2026.
Portfolio Director PT Pamerindo Indonesia, Meysia Stephannie mengatakan ProPak Indonesia 2026 hadir untuk memperkuat inovasi teknologi proses (processing) dan kemasan (packaging) dengan industri makanan, minuman, dan hospitality.
Berlangsung di Hall A1 JIEXPO Kemayoran, ProPak Indonesia 2026 menghadirkan 70 perusahaan peserta pameran dari 7 negara. Meysia memproyeksikan ProPak Indonesia 2026 mampu menggaet 6.300 pengunjung profesional.
Dia menyebut, kehadiran gelaran ini melengkapi rantai nilai industri yang lebih menyeluruh, mulai dari pengolahan, produksi, hingga pengemasan, sekaligus membuka peluang kolaborasi antara pelaku industri, penyedia teknologi, dan pasar.
Baca Juga: Menekraf Dorong UMKM Perkuat Keberlanjutan Usaha melalui Gelaran FHI 2026
"Perubahan industri yang cepat mendorong kebutuhan akan akses terhadap teknologi, sekaligus pemahaman mengenai penerapannya di berbagai proses bisnis," ujar Meysia dalam peresmian FHI 2026 di Jakarta, Selasa (21/7/2026),
Penguatan daya saing industri makanan dan minuman nasional juga dinilai menjadi salah satu fokus pemerintah dalam mengembangkan sektor manufaktur.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memproyeksikan, pada 2026, industri makanan dan minuman tumbuh sebesar 6%, dengan kontribusi sebesar 7,41% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Industri Agro Kemenperin, Yulia Astuti mengatakan, industri makanan dan minuman memiliki peran penting dalam ekonomi nasional dan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan pasar.
Baca Juga: Gelaran Food & Hospitality Indonesia 2026 Dibuka, Bidik 40.000 Pengunjung
"Untuk itu, penerapan teknologi, peningkatan kualitas produk, serta pemenuhan standar keamanan pangan menjadi faktor yang menentukan daya saing industri," tuturnya.
Itu sebabnya, Yulia menilai gelaran ProPak Indonesia dan FHI 2026 menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, penyedia teknologi, hingga asosiasi dalam memperkuat industri makanan dan minuman.
Melalui konektivitas yang erat dengan ekosistem makanan, minuman, dan hospitality, ProPak Indonesia 2026 ditargetkan dapat mendukung pengembangan industri pangan Indonesia.
Baca Juga: Menekraf Dorong UMKM Perkuat Keberlanjutan Usaha melalui Gelaran FHI 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_24062609492500.jpg)
