kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Final tender PLTGU Jawa 1 diumumkan Oktober


Rabu, 14 September 2016 / 21:01 WIB
Final tender PLTGU Jawa 1 diumumkan Oktober


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN)  akan menyampaikan final kualifikasi tender Indonesia Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Jawa 1 berkapasitas 2 x 800 megawatt (MW) pada bulan depan.

Direktur Pengadaan PLN, Iwan Supangkat mengatakan dalam waktu dua minggu ini, PLN akan mengevaluasi sampul pertama, pengajuan bid submission tender PLTGU Jawa 1. "Kalau kelengkapannya memenuhi syarat akan masuk evaluasi tahap selanjutnya. Kalau tidak lengkap, akan dikembalikan," katanya, Rabu (14/9).

Lanjutnya, setelah evaluasi sampul pertama selesai, akan dilanjutkan ke tahap kedua. Kemudian, dalam dua minggu ke depannya akan diumumkan siapa pemenang lelang tersebut.

Adapun empat konsorsium yang sudah masuk, yaitu Konsorsium Mitsubishi Corp-JERA (Jepang), PT Pembangkitan Jawa Bali (anak usaha  PLN) dan PT Rukun Raharja Tbk dari Indonesia.

Kedua, konsorsium PT Adaro Energi Tbk-Sembcorp Utilities PTY Ltd (Indonesia-Singapura). Ketiga, konsorsium PT Pertamina - Marubeni Corp-Sojitz Corp (Indonesia-Jepang).

Keempat, konsorsium PT Medco Power Generation Indonesia-PT Medco Power Indonesia (keduanya anak usaha PT Medco Energi Internasional Tbk)-Kepco-Nebras Power (Indonesia-Korea Selatan-Qatar).

"Kira-kira dalam waktu empat minggu ini akan diumumkan finalnya, dari keempat konsorsium yang masuk semua jadi prioritas, bukan hanya satu atau Jepang saja," ujar Iwan.

Sebelumnya, Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengklaim, perusahaan Jepang dipercaya untuk menjaga keseimbangan ketenagalistrikan. Khususnya PLTGU Jawa 1 berkapasitas 1.600 Megawatt (MW), Hal  itu dilakukan karena di Jawa sudah banyak perusahaan asal China. "Iya kemungkinan bisa Jepang," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×