kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Investasi Proton menunggu hasil studi kelayakan


Selasa, 10 Februari 2015 / 12:02 WIB
ILUSTRASI. Daftar beberapa judul drama Korea populer aktris Kim Se Jeong, bintang di drakor The Uncanny Counter.


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kelanjutan realisasi investasi Proton di Indonesia masih menunggu selesainya studi kelayakan (feasibility studies/FS) investasi. Kemungkinan Proton akan melakukan studi kelayakan selama enam bulan.  Proton baru melapor ke Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) lalu berkoordinasi ke Kementerian Perindustrian.

"Saat ini kan mereka MoU soal FS untuk enam bulan. Nanti studi kelayakan bagaimana, layak atau tidak (untuk investasi) atau tidak," ujar Panggah Susanto, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian, Selasa (10/2).

Ia mengatakan setelah studi kelayakan selesai Proton baru melaporkan investasi ke BKPM. Setelah itu baru melaporkan investasi ke Kementerian Perindustrian untuk mendapatkan Nomor Induk Kendaraan (NIK).  "Prosedurnya begini, dia ke BKPM untuk dapat izin, isi aplikasi investasi, biasanya sudah disertai studi kelayakan. Nah baru ke perindustrian, nanti dia bikin NIK," ujar Panggah.

Ia kembali menegaskan MoU itu murni antar dua perusahaan swasta, tidak ada campur tangan pemerintah. "Tidak ada dana BUMN, tidak ada dana APBN," ujar Panggah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×