kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Gaet pelanggan bisnis, Indosat proteksi gadget


Kamis, 22 Januari 2015 / 08:15 WIB
Gaet pelanggan bisnis, Indosat proteksi gadget
ILUSTRASI. Sejumlah pengunjung memilih pakaian yang dijual di salah satu pusat belanja di Kudus, Jawa Tengah, Jumat (7/5/2021). Saham Emiten Ritel Masih Bisa Dilirik, Cermati Saham Rekomendasi Analis.


Reporter: Merlinda Riska | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

JAKARTA. Kestabilan pasar kerap dijadikan alasan oleh pelaku usaha membidik pasar korporasi ketimbang ritel. PT Indosat Tbk juga memakai pertimbangan itu ketika meluncurkan produk ponsel pintar (smatrphone) berbundel proteksi bagi pelanggan bisnis. Perusahaan itu menggandeng TecProtec, bagian dari AmTrust Group, sebagai penjamin atawa perlindungan smartphone yang rusak.

Idenya begini, pelanggan Indosat mendapatkan smartphone sejenis tatkala smartphone mereka sedang rusak atau tengah diperbaiki. Perusahaan itu menargetkan penjualan 3.000 smartphone per bulan dari beberapa smartphone yang masuk program ini.

Indosat berharap program tersebut bisa mengerek pertumbuhan pelanggan bisnis hingga double digit tahun ini. "Peminat bundling smartphone sangat tinggi. Kami yakin program ini bisa mendapatkan antusiasme dari pelanggan," kata Fadzri Sentosa, Director & Chief Wholesale and Enterprise Officer Indosat, Rabu (21/1).

Patut dicatat, Indosat sudah menerapkan strategi ini sejak tahun lalu. Perusahaan itu mengaku sekitar 10% jumlah pelanggan bisnis tahun lalu berasal dari program bundel jasa perlindungan ini. Saat ini, Indosat mengempit 20.000 pelanggan bisnis yang berasal dari korporasi besar, menengah serta usaha kecil mikro (UKM).

Data Indosat menyebut, pelanggan bisnis memiliki loyalitas lebih tinggi ketimbang pelanggan ritel. Ini terlihat dari pendapatan rata-rata per pelanggan atau average revenue per unit (ARPU) pelanggan bisnis yang lebih besar dari ARPU pelanggan ritel. Saat ini rata-rata ARPU pelanggan bisnis sekitar Rp 200.000 per bulan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×