kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Gaikindo: Dampak pelemahan rupiah sulit diprediksi


Rabu, 21 Agustus 2013 / 16:21 WIB
ILUSTRASI. Direksi Indofood CBP Sukses Makmur: Direktur Utama PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP). Anthoni Salim. Kepemilikan Saham Grup Salim di Bank Mega (MEGA) di atas 5% Hilang, Ini Kata Pengamat.


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Dampak pelemahan nilai tukar rupiah secara tajam bagi perkembangan industri otomotif Indonesia masih sulit diprediksi. Sebab kondisi ini baru terjadi beberapa saat terakhir ini.

Pernyataan itu dikemukakan Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Sudirman MR. "Kami masih berusaha memperkirakan pastinya," kata Sudirman pada KONTAN di Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu, (21/8).

Satu hal yang pasti, menurut Sudirman, ketergantungan terhadap impor masih tinggi mengingat bahan baku industri otomotif hampir 100% berasal dari impor. "Tentu saja pembayarannya menggunakan mata uang asing," jelas Sudirman.

Sudirman mengatakan, jalan keluar dari situasi tak selalu harus dengan menaikkan harga jual unit produk otomotif. "Bisa saja dilakukan pemotongan diskon penjualan. Kalau tidak menutupm baru menaikkan harga jual. Tapi itu semua masih terlalu awal ditentukan sekarang," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×