kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.923   11,00   0,06%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Gaikindo: Dampak pelemahan rupiah sulit diprediksi


Rabu, 21 Agustus 2013 / 16:21 WIB
ILUSTRASI. Direksi Indofood CBP Sukses Makmur: Direktur Utama PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP). Anthoni Salim. Kepemilikan Saham Grup Salim di Bank Mega (MEGA) di atas 5% Hilang, Ini Kata Pengamat.


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Dampak pelemahan nilai tukar rupiah secara tajam bagi perkembangan industri otomotif Indonesia masih sulit diprediksi. Sebab kondisi ini baru terjadi beberapa saat terakhir ini.

Pernyataan itu dikemukakan Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Sudirman MR. "Kami masih berusaha memperkirakan pastinya," kata Sudirman pada KONTAN di Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu, (21/8).

Satu hal yang pasti, menurut Sudirman, ketergantungan terhadap impor masih tinggi mengingat bahan baku industri otomotif hampir 100% berasal dari impor. "Tentu saja pembayarannya menggunakan mata uang asing," jelas Sudirman.

Sudirman mengatakan, jalan keluar dari situasi tak selalu harus dengan menaikkan harga jual unit produk otomotif. "Bisa saja dilakukan pemotongan diskon penjualan. Kalau tidak menutupm baru menaikkan harga jual. Tapi itu semua masih terlalu awal ditentukan sekarang," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×