kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Gandeng Alstom, PGE yakin PLTP Karaha segera jalan


Jumat, 20 Februari 2015 / 13:52 WIB
ILUSTRASI. Peluncuran BBM Pertamax Green di SPBU Pertamina, Jakarta (24/7/2023).


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) bersama dengan konsorsium PT Alstom Power Energy System Indonesia dan Alstom Power System SA dari Prancis berencana mengembangkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Karaha berkapasitas 1x30 Megawatt (MW) di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. 

Direktur Utama PGE Rony Gunawan mengatakan, proyek tersebut merupakan kelanjutan dari proyek Karaha Bodas, yang menjadi penugasan dari pemerintah. "Ini bukan proyek PGE saja, tetapi juga proyek bersama dengan konsorsium Alstom," ujar dia ke KONTAN, Selasa (17/2). Harapannya: Alstom bisa memberikan yang terbaik.

Rony pun menambahkan, proyek PLTP Karaha menjadi perhatian karena terkait dengan pengembangan energi terbarukan. Bila sesuai rencana, proyek bernilai US$ 76 juta ini akan dikerjakan selama 23 bulan. "Harapan kami proyek Karaha ini bisa selesai pada Desember 2016," tandas dia.  

PGE yakin dengan Alstom, proyek tersebut bisa segera beres. Pasalnya,  Alstom menguasai bisnis PLTP di Prancis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×