kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Gapki catat konsumsi minyak sawit dalam negeri tumbuh 23,57% selama 2019


Senin, 03 Februari 2020 / 19:00 WIB
ILUSTRASI. Gapki catat konsumsi minyak sawit dalam negeri tumbuh 23,57% selama 2019


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

Sementara, peningkatan konsumsi biodiesel pun dipicu oleh program mandatori B20. Bahkan, konsumsi biodiesel dalam negeri diperkirakan akan terus meningkat karena program B30 yang berlangsung tahun ini, dan ditargetkan meningkat secara bertahap menjadi B40, B50 dan seterusnya.

Selanjutnya, Ketua Umum Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia (Apolin) Rapolo Hutabarat menerangkan peningkatan konsumsi dalam negeri didorong oleh pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Baca Juga: Tembus 51,8 juta ton, produksi minyak sawit Indonesia tumbuh 9% di tahun 2019

"Bila industri properti tumbuh, industri otomotif tumbuh, dan terutama pariwisata, itu menjadi salah satu kontributor terbesar terhadap produk oleokimia di dalam negeri," kata Rapolo.

Sebagai catatan, pada 2019 produksi minyak sawit Indonesia tumbuh di 2019 meningkat 9% menjadi 51,8 juta ton, dimana ekspornya mengalami kenaikan sebesar 4,2% atau sebesar 36,17 juta ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×