kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.488.000   -13.000   -0,52%
  • USD/IDR 16.713   6,00   0,04%
  • IDX 8.647   2,68   0,03%
  • KOMPAS100 1.194   -2,61   -0,22%
  • LQ45 847   -5,47   -0,64%
  • ISSI 309   -0,04   -0,01%
  • IDX30 437   -2,15   -0,49%
  • IDXHIDIV20 510   -4,16   -0,81%
  • IDX80 133   -0,62   -0,47%
  • IDXV30 139   0,36   0,26%
  • IDXQ30 140   -0,77   -0,54%

Gara-gara virus corona, bisnis pengiriman kargo udara ke China turun sampai 40%


Minggu, 09 Februari 2020 / 18:14 WIB
Gara-gara virus corona, bisnis pengiriman kargo udara ke China turun sampai 40%
ILUSTRASI. Petugas beraktivitas di Terminal Kargo dan Pos Bandara Jenderal Ahmad Yani yang berada di lokasi baru seusai diresmikan, di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (23/1/2019). Industri logistik terpapar dampak dari penghentian penerbangan dari dan ke China akibat vi


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Tendi Mahadi

Lanjutnya, sebagian besar pengiriman yang cukup tinggi dari China salah satunya e-commerce sehingga sektor tersebut menjadi salah satu sektor yang cukup terdampak. "Pasti, karena stop semua dan pengiriman barang ke China menggunakan pesawat penumpang 85%," tuturnya.

Ia mencontohkan seperti Lion Air yang memiliki rute penerbangan langsung dari Manado ke China.

Baca Juga: Virus corona menyerang, begini efeknya ke pasokan bahan baku emiten farmasi

Selain itu, berdasarkan catatan  kontan.co.id , Citilink juga memiliki satu penerbangan reguler rute Denpasar-Kunming, serta lima penerbangan charter rute Manado-Guiyang, Padang-Kunming, Denpasar-Wenzhou, Denpasar-Guiyang dan Solo-Kunming.

Akibatnya, pengusaha melakukan pengiriman melalui transhipment yang mana melalui negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand yang juga memiliki frekuensi penerbangan langsung lebih banyak. "Perkiraan saya 80% transhipment," tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×